Halloween party ideas 2015

Advertisement
Dalam melakukan komunikasi pada anak perlu memperhatikan berbagai aspek diantaranya adalah usia tumbuh kembang anak, cara berkomunikasi dengan anak, metode dalam berkomunikasi dengan anak tahapan atau langkah-langkah dalam melakukan komunikasi dengan anak serta peran orang tua dalam membantu proses komunikasi dengan anak sehingga bisa didapatkan informasi yang benar dan akurat.

Sebagai orangtua, kita harus mengerti apa yang sebenarnya diinginkan si kecil. Harus kita akui kalau anak-anak sulit mengungkapkan keinginan mereka terutama saat mereka masih kecil.

Agar kita bisa memahami apa sebenarnya yang diinginkan anak sehingga komunikasi bisa berjalan dengan lebih baik, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini.

Bermain bersama anak
Anak-anak belajar dengan lebih baik melalui permainan. Cobalah bermain bersamanya sekurangnya selama 20 menit. Lakukan ini setidaknya tiga kali sehari. Libatkan diri Anda pada permainan yang disukai anak. Cobalah larut dalam permainannya sehingga komunikasi bisa berjalan dengan lebih lancar sekaligus memberikan pelajaran melalui permainan tersebut.

Cara  Efektif Komunikasi dengan Anak

Jadilah pendengar yang baik
Anak-anak memiliki banyak hal untuk diceritakan dan yang mereka inginkan adalah pendengar yang baik sehingga mereka bisa mengeluarkannya dengan baik. Menjadi pendengar yang baik akan memuaskan keinginan anak sekaligus membuat mereka merasa penting serta memperbaiki hubungan orangtua dan anak. Bahkan terkadang menjadi pendengar yang baik adalah cara terbaik untuk berkomunikasi.

Jadikan anak prioritas
Luangkan waktu untuk berkomunikasi dengan anak dan jadikan mereka prioritas utama Anda.

Libatkan diri Anda
Tunjukkan kalau kita memang peduli pada anak serta dunianya. Anda bisa melakukan ini dengan mencoba melihat aneka hal dari sudut pandang anak. Berpartisipasilah saat anak menanyakan sesuatu dan tunjukkan rasa ingin tahu seperti yang biasa ditunjukkan si kecil.

Semangati anak untuk berbicara
Janganlah menjadi figur yang dominan saat menyemangati anak berbicara. Cobalah menanyakan hal-hal yang sederhana dimana ia akan dengan senang hati menjawabnya. Cobalah membesarkan hati anak untuk menceritakan sesuatu dengan ekspresi, emosi, mimik dan lain-lain.

Biarkan ia berbicara mengenai keberhasilannya seperti mendapatkan nilai bagus di sekolah, memenangkan lomba atau apapun. Si kecil akan bersemangat bercerita dengan sepenuh hati kepada Anda.

Bantulah anak dengan metode visual
Memperlancar proses komunikasi dengan anak juga bisa dilakukan saat Anda mengajarinya dengan menunjukkan gambar, flash card, video, binatang serta aneka kegiatan lainnya. Tanggapi keingintahuannya dengan menjelaskan dalam bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami serta dimengerti.

Bercerita
Cobalah menceritakan dongeng dengan menggunakan ekspresi wajah, gerakan tangan yang akan lebih menarik perhatian anak.

Tetaplah tersenyum
Sebisa mungkin hindari mimik serius di wajah Anda, begitu pula dengan intonasi suara. Cobalah untuk tetap tersenyum pada si kecil untuk menunjukkan kalau Anda bahagia dengan kehadirannya.

Komunikasi non verbal terdiri atas ekspresi wajah, intonasi suara, kontak mata dan bahasa tubuh. Tanpa kita sadari komunikasi non verbal ini bisa berarti lebih dari ribuan kata lho. Sehingga bahasa tubuh yang menyenangkan membuat si kecil akan lebih dekat dan akrab dengan kita sebagai orangtuanya.

Powered by Blogger.