Halloween party ideas 2015
Showing posts with label Mind. Show all posts

Bagi beberapa pasangan, tinggal bersama di pondok Mertua Indah memang menguntungkan. Tapi, tinggal dirumah mertua bisa menjadi akar permasalahan di dalam rumah tangga. Ada banyak hal yang menyebabkan pasangan memilih untuk tinggal bersama dengan mertua. Diantaranya adalah karena belum punya tempat tinggal yang tetap setelah menikah, orangtua digharapkan membantu pengawasan anak selama pasangan bekerja, jarak rumah mertua dan lokasi kerja lebihterjangkau. bahkan mingkin tidak diperbolehkan meninggalkan rumah karena misalnya salah satu pasangan anak tunggal dan banyak lagi alasannya.

Namun ada juga beberapa pasangan yang tetap memilih untuk tinggal sendiri dengan alasan ingin mandiri, membutuhkan privacy, dan juga mungkin dengan alasan untuk kebaikan perkembangan anak mereka. Apappun alasannya mereka memilih tinggal  atau dengan mertua, pastilah sudah dipertimbangkan dengan matang segala konsekuensinya. Titik masalahnya yang sering memicu persoalan biasanya adalah karena sang mertua masih merasa berhak atas anaknya yang telah berkeluarga tersebut. Itulah yang kadang-kadang menyebabkan hubungan mertua dan menantu tidak harmonis, terutama antara mertua wanita dengan menantu wanita.

Ketika dua sejoli memutuskan untuk menikah, ia harus mendiskusikan diamana mereka dan anak-anaknya kelak akan tinggal dan membangun keluarga. Kesemuanya itu tentu sudah dipikirkan secara matang. Mereka yang memutuskan tinggal bersama di pondok mertua indah biasanya dipengaruhi oleh faktor keuangan. Mereka menganggap masih harus menabung untuk membeli rumah. Tapi juga yang memilih tinggal bersama dengan alsan bahwa mertuanya sudah tua dan tinggal sendiri, sehingga membutuhkan teman agar tak kesepian.
Plus Minus Tinggal Dirumah Mertua
Plus Minus Tinggal Dirumah Mertua. Senang 
apa susah ya?

Akan tetapi sudah menjadi pemahaman bersama bahwa setiap pasangan yang menikah mengidam-idamkan rumah sendiri. Mereka ingin mengatur segala sesuatunya sendiri, sesuai dengan nilai-nilai yang ada pasa pasangan tersebut  sehingga mereka memutuskan untuk tidak tinggal bersama dengan orangtua. Biasanya mereka khawatir akan ada keterbatasan dalam berbagai hal, yang dapat memicu kesalahpahaman.

Memang tidak bisa ditentukan siapa yang lebih terbebani bila tinggal bersama mertua. Menatu laki-laki atau wanita? Umumnya menantu wanita merasa lebih berat  bila harus tinggal bersama mertua, meskipun sebenarnya  menantu pria pun juga ada rasa tidak nyaman numpang dirumah mertua.  Emosi wanita lebih berperan daripada laki-laki. Misalnya ketika ibu mertua memberikan masukan tentang makanan untuk bayinya, menantu perempuan bisa merasa tersinggung karena dinilai tidak becus mengurus anak. Begitu juga mengenai pola pendidkan anak, kebiasaan sehari-hari, dan sebagainya. Sang mertua merasa apa yang pernah ia lakukan pada anaknya adalah yang terbenar, dan merasa anaknya belum mampu untuk melakukan pada cucunya.

Sementara menantu laki-laki terkadang merasa terusik harga dirinya, serta terganggu privacynya jika harus numpang di rumah mertua. Misalnya ingin bangun agak siang, pulang agak malam, bersantai-santai dan sebagainya. Padahal mertuanya mempunyai kebiasaan hidup yang agak bertolak belakang. bangun pagi-pagi, tidur sebelum pukul sembilan malam, dan jam makan dan istirahat teratur dan sebagainya. Biasanya memantu laki-laki lebih ingin membuat warna sendiri pada keluarganya. Tapi ini tidak mudah, karena warna yang ada sangat dipengaruhi dimana mereka tinggal dan siapa yang menadi tokoh di rumah tersebut.

Hal mendasar yang harus disadari adalah mertua bagaimanapun juga telah mengenal anaknya lebih lama, sehingga selelu merasa ingin ikut terlibat demi kebaikan anaknya dan keluargnya. Yang harus selalu dipikirkan adalah bagaimana kalau kita sendiri kelak menjadi seperti beliau. Dalam hal ini seorang menantu harus dapat memposisikan dirinya sebagai anak, teman diskusi, sahabat dalam hobi dan lainnya.

Kenyamanan dan ketidaknyamanan tinggal bersama di pondok mertua indah sangat tergantung pada masing-masing pasangan. bahkan ada beberapa pasangan yang hubungannya dengan mertua seperti sahabat bahkan lebih erat dibandingkan dengan orangtua kandungnya. hal ini tergantung pada sifat masing-masing individu. 

Bibit konflik yang sering muncul antara menantu-mertua biasanya dimulai dari hal-hal kecil. Umumnya sang mertua memiliki standar yang berbeda dengan menantunya. Misalnya, mertua ingin rumahnya selalu rapi dan bersih. Sedangkan si menantu kerap membiarkan mainan anaknya berabtakan ketika si kecil sedang bermain. Atau ketika ada masalah dengan pasangan, ada perasaan tidak enak dengan mertua sehingga hubungan pun serba tidak nyaman.

Persoalan otoritas sebagai kepala keluarga selain sering menyebabkan masalah juga menimbulkan kerancuan. Padahal ketika membangun sebuah keluarga, suami memerlukan proses pendewasaan sebagai seorang kepala keluarga. Untuk mengatasi point ini, sebaiknya pasangan mempunyai kesepakatan dalam hal apa saja yang harus tidak diikuti dan diganti dengan aturan sendiri.

Namun selain melihat sisi buruknya, Pasangan harus melihat sisi baiknya tinggal bersama mertua. Misalnya pasangan dapat menabung sebelum memiliki rumah sendiri, keamanan bagi anak-anak ketika suami-istri  harus bekerja, atau dapat lebih mengakrapkan diri dengan keluarga besar suami-istri.  Bagi anak-anak hal ini akan sangat positif dalam pengembangan kepribadiannya karena lebih memiliki kesempatan untuk memposisikan diri sebagai cucu, dan lainnya. 

Agar pasangan akaur demikian juga hubungan mereka dengan mertua, Dibutuhkan jalinan komunikasi yang baik antara kedua pihak. Misalnya dalam hal pemilihan makanan untuk untuk anak, sebaiknya sang menantu tidak harus langsung tersinggung. Bisa saja anda mengatakan  "bagaimana ya ma supaya dia mau makan? Saya harus buat makanan apa lagi ya? 

Kunci utama keharmonisan hubungan dengan mertua adalah pasangan anda. Ia harus menjadi jembatan antara menantu dengan mertua. Saat tinggal bersama dengan mertua, memang sebaiknya ada pembagian tugas, hal ini perlu dikomunikasikan sejak awal tinggal atau memtuskan untuk tinggal bersama mertua. 

Sebaiknya adakan pembagian tugas dalam mengurus rumah, jika memang tidak ada pembantu rumah tangga yang membantu mertua. Dalam hal ini jadikan psisi anda sebagai anak yang memang masih butuh belajar dan bimbingan . Tetapklah berpikir positif dan sebaiknya cari tahu harapan orangtua. Kebiasaan mereka, sehingga bisa berperan dan bertindak sesuai dengan harapan mereka.

Suami-istri harus menyadari bahwa konflik dengan mertua dapat saja terjadi meskipun pasangan suami-istri tinggal bersama di rumah mertua. Sehingga yang harus disepakati adalah rasa saling percaya dan memahami antar sesama setiap mengambil keputusan.


Mempertahankan pikiran postif adalah kunci utama melawan stres dan depresi. Masalahnya, pikiran positif itu tidak mudah dibangun. Perlu kerja keras agar bisa menjadi gaya sehari-hari.

Salah satu cara meraih pikiran positif dengan modifikasi gaya hidup. Bagaimana caranya? Apa yang perlu dilakukan? Jika anda membayangkan hal-hal yang rumit dan ngejelimet, Maka salah besar. Sebenarnya sebagai pengusir deprsi itu diraih dengan cara yang mudah dan sederhanan. Apa saja? Ini dia jurusnya:

  1. Olahraga. Seabrek penelitian membuktikan olahraga dapat meningkatkan suasana hati. Tidak perlu ekstrem, cukup setengah jam sehari, 3-4 hari per minggu. Jenisnya pun dapat anada tentukan sendiri. Biasanya, dokter kan menganjurkan bentuk olahraganya yang berbeda-beda, tergantung dari spesialisanya. Kardiologis, misalnya, misalnya mengharapkan  memperbanyak olahraga aerobik yang baik untuk jsntung. Sementara, Jika bertanya pada psikologi, berjalan santai sudah cukup asalkan rutin.
  2. Mengatur pola makan. Sebenarnya tidak ada pola diet yang khusus untuk membantu pikiran fositif. Namun, pemilihan makanan yang tepat dapat mendatangkan segudang manfaat. Poinnya adalah asupan nutrisi. Karena itu, jikakebutuhan nutrisi tidak terpenuhi, jangan harap pikiran positif bisa anda raih.
  3. Tidur. Gangguan tidur, baik berupa sulit tidur atau justru tidur terus menerus, tidak bisa dianggap wajar dan dibiarkan begitu saja. Lama-lama perubahan pola tidur bisa mengarah ke depresi. Karena itu, salah cara untuk meraih pikiran positif adalah dengan menciptakan suasana yang kondusif untuk tidur. Misalnya, dengan menetapkan jadwal tidur yang rutin setiap hari, dan menghindari tidur siang. Disamping itu, jauhkan semua hal yang berpotensi menggangu tidur, termasuk komputer dan televisi.
  4. Menetapkan tujuan. Mencapai tujuan yang ditetapkan sendiri sangat membantu meraih pikiran positif. Hanya saja, tujuan harus realistis, dalam arti dapat diwujudkan sehari-hari. Jika kesulitan, bisa minta saran dari keluarga, kerabat atau terapis.
  5. Bertanggung Jawab. Kala stres dan depresi mendera, rasanya anda  tidak ingin dibebani dengan tanggung jawab apapun. Padahal, justru perasaan itu harus diperangi. Tanggung jawab membuat anda merasa dibutuhkan, dan menjaukan perasaan pesimistis.
  6. Relaksasi. Relaksasi adalah salah satu hal yang mendatangkan manfaat besar bagi pikiran fostif. Tetapi, kegiatan yang menghibur  dan yang menenangkan  tidak tercipta begitu saja. Anda harus pintar-pintar merencanakannya.
  7. Bercermin. Pikiran depresi biasanya dibanjiri hal-hal negatif. Untuk mengatasinya, anda perlu bercermin. Salah satu caranya adalah merekonstruksi  kejadian yang berpotensi menimbulkan pikiran negatif.  Selain menemukan stimulasi penggangu, anda akan mengenali pola pikir, dan reaksi anda terhadap suatu informasi. Jika polanya sudah terpetakan. Anda dapat memblok pikiran negatif sebelum menimbulkan masalah.
  8. Rehat Sejenak. Berhubungan dengan langkah ke 7, dikala pikiran negatif menguasai benak, sebaiknya menenenangkan diri, intinya, alihkan perhatian dari pikiran buruk.
  9. Gunakan akal sehat. Harus mengedepankan logika, jangan terpaku pada pemikiran buruk, tetapi pastikan kebenarannya.
  10. Menikmati waktu dengan teman dan kelurga. Mengatasi depresi akan terasa lebih mudah jika mendapatkan dukungan dari keluarga dan  sahabat. Dengan mengkapkan masalah yang dihadapi setidaknya dapat mengurangi beban yang selama ini dipikul seorang diri. 
  11. Cari komunitas pendukung. Ada kalanya perlu bergabung dengan komunitas tertentu, Anda akan merasa memiliki seseorang yang menegerti dan bahkan melebihi keluarga dan sahabat sendiri.
  12. Jauhi Miras. Pikiran negatif bukan alasan untuk membanjiri tubuh dengan alkohol. Salah-salah akan ketergantungan. Lagipula pengaruh alkohol hanya sekejap salah-salah akan semakin terpuruk.
  13. Carilah kegiatan yang sesuai dengan minat bakat. Dengan menyibukkan diri, tidak ada waktu lagi untuk memikirkan hal-hal buruk
  14. Cara Membangun Pikiran Positif
    Mempertahankan pikiran postif adalah kunci utama melawan stres dan depresi
  15. Cari bantuan. Meski Jurus diatas umumnya berhasil, namun kesemuanya memiliki batas. Jadi, saat langkah di atas tidak mempan lagi, artinya tingkat depresi dan pikiran buruk meningkat, dan perlu bantuan propesional. Jangan takut bertanya dan berkonsultasi dengan ahli yang berkompeten.

Semua orang pasti pernah dibuat panik karena sesuatu peristiwa atau momen yang terjadi di luar kendalinya. Itu merupakan hal yang wajar, jadi tak perlu dikuatirkan. Namun jika terjadi berulang kali atau sering disebut gangguan panik, itu yang harus diwaspadai. Gangguan panik dasarnya adalah cemas yang memuncak. Biasanya seseorang merasakan ketakutan yang amat sangat seolah-olah sudah maudekat ajal. Gejala khas bisanya disertai respon tubuh seperti berdebar-debar, sempoyongan, rasa tercekik, kuatir, dan hendak pingsan.

Jadi orang gangguan panik itu ada cemas yang berlebihan, memuncak, biasanya berlangsung singkat, durasinya sekitar 4-5 menit itu akan mereda sendiri. Dikatakan gangguan kalau berulang dalam 1 bulan bisa 4 kali. Sebaiknya  jika kurang dari 4 kali, maka akan diobservasi, bisa jadi itu karena gangguan panik sesaat saja. Mungkin ada  stressor tertentu atau ada peristiwa khusus yang memicu kecemasan tersebut.

Perbedaan yang mendasar antara gangguan panik dan cemas menyeluruh adalah pada gangguan panik ada episode dan ada kecemasan yang memuncak, sementara pada cemas menyeluruh hanya ringan saja kendati terus menerus, biasanya disertai pemikiran-pemikiran yang tidak penting tapi dipikirkan padahal belum tentu terjadi. Cemas menyeluruh bisa terjadi kapan saja secara tiba-tiba tanpa ada pencetusnya.

Umumnya faktor pemicunya bisa psikologis, faktor biologis, atau keduanya. itulah sebabnya harus diobservasi untuk mengetahui pemicunya. Biasanya biologis ada suatu kelainan struktur dan fungsi otak yang mengeluarkan transmiter tertentu sehingga menimbulkan kecemasan, sementara dari sisi psikologis terjadi karena pertahanan tubuhnya tidak optimal, rentan hingga muncul kepanikan.

Faktor genetik sampai sekarang belum bisa diketahui secara pasti. Begitu juga dengan faktor jenis kelamin baik laki-laki maupun perempuan memiliki peluang yang sama untuk mengalami gangguan panik, karena ia bisa terjadi pada semua usia. Walaupun lebih sering terjadi pada remaja dewasa muda, yaitu usia 20-30an.

Jika Panik Menyerang Tiba-tiba
Panik karena sesuatu peristiwa atau momen yang terjadi di luarkendalinya
Seseorang datang tiba-tiba dengan keluhan serangan jantung, ini yang paling sering terjadi dalam praktik sehari-hari karena  seseorang merasa jantungnya berdebar-debar, setelah diperiksa ternyata jantungnya baik-baik saja, semua organ tubuhnya normal.

Obat bisa meredakan gangguan panik, yakni selama sebulan, tapi tidak boleh dilepas, sampai pasien bisa melatih dirinya sendiri. Terapi perilaku sangat penting untuk melatih mengantisipasi jika berulang kembali.

Pada dasarnya gangguan panik bisa disembuhkan, apalagi kalau dideteksi lebih dini akan lebih mudah diatasi. Yang menyulitkan ketika pasien melakukan doctor shopping. Berganti-ganti dokter dengan pemeriksaan macam-macam sehingga lama-lama terpikir jangan-jangan benar ada gangguan jantung, makin lama keyakinan itu makin kuat. Ini akan sulit ketika terapi perilaku diterapkan, karena sudah tertanam pemikiran seperti itu.

Kabar baiknya adalah, sekarang ini sudah mulai ada pengertian di masyarakat bahwa jika mengalami kondisi seperti itu datang ke dokter jiwa atau psikiater.

Mencegah panik, misalnya melalui imunisasi tidak bisa dilakukan karena ada kerentaan tertentu pada setiap orang dan sifanya relatif. Kerentanan artinya orang itu secara biologis memiliki sensitifitas terhadap neoro hormon di otak, sehingga menimbulkan kecemasan tertentu. Karena itu bagi mereka disarankan untuk tidak melaukan olahraga berat karena akan memicu meningkatnya asam laktat dalam darah sehingga merangsang enzim dan memicu gangguan panik.

Sebenarnya panik akan mereda dengan sendirinya. Lebih kurang sekitar 4-5 menit. Sehingga natinya pengobatan dimaksudkan untuk antisipasi kekuatiran supaya tidak kambuh.

Terapi obat harus tetap dimunum selama 2-3 bulan bersamaan dengan psikoterapi. Dosis obat diturunkan hingga pasien bisa bebas dari obat. Terapi kombinasi tujuannya mengajarkan pasien bagaimana mengahdapi serangan yang muncul.

Sehingga, walaupun muncul akan cepat reda. Teknik antisipasi diajarkan agar mereka  bisa menerima kemungkinan terburuk sekalipun tanpa disertai rasa panik. Sehingga bisa mengobati dirinya sendiri. 
Powered by Blogger.