Halloween party ideas 2015
Showing posts with label Ragam. Show all posts

Dalam takaran yang pas, kopi punya sejuta manfaat bagi kesehatan. Namun ada kalanya konsumsi kopi harus dikurangi, sebab seringkali kalau sudah berlebihan justru bisa memicu berbagai keluhan ringan dan gangguan serius bagi kesehatan seperti mengacaukan siklus tidur.

Selain menyebabkan rasa kantuk di siang hari, gangguan tidur di malam hari juga mengakibatkan sakit kepala, pegal-pegal, lesu, lemah, dan sebagainya. Dalam jangka panjang dapat menyebabkan otak dan jantung kekurangan oksigen, sehingga terjadi gangguan pada jantung, mengurangi kepandaian serta kekebalan (mudah lupa, pikun, dan sakit). Kekurangan oksigen pada jantung juga dapat menyebabkan mimpi yang menakutkan.

Karenanya, setiap orang membutuhkan siklus tidur yang normal sesuai dengan tingkatan usianya. Siklus tidur di malam hari (ultradian sleep cycle), mestinya ditandai siklus rapid eye movement (REM) dan siklus non-rapid eye movement (NREM) yang muncul bergantian antara 90 - 110 menit. Tidur yang "baik", memiliki siklus REM tidak lebih dari 25% dari total waktu tidur. REM merupakan batas antara tidur dan terjaga, saat daya ingat dan respon terhadap sinar dan suara masih ada, meskipun tidak sampai terbangun.

Pengacau Siklus Tidur Yang Harus Anda Hindari
Saat REM, mata dan anggota tubuh lainnya tidak istirahat, sehingga tidur tidak nyenyak dan gelisah, mudah terbangun, dan sering bermimpi. Sekitar 80% dari mimpi tersebut dapat diingat sampai ke detil-detilnya. Denyut jantung dan pernapasan tidak teratur. Makanya ketika terbangun, akan terasa sakit kepala, mata lelah, pegal-pegal di otot leher, bahu, dada, dan sendi-sendi, serta mengantuk di siang hari.

Sementara pada siklus tidur NREM, terjadi tidur yang begitu nyenyak, sehingga nyaris tidak mengingat apapun, termasuk mimpi. Ada empat tingkat kenyenyakan pada siklus NREM. Tingkat 1 dan tingkat 2 merupakan tahap kenyenyakan yang paling banyak dialami orang (50 - 60%).

Sedangkan pada tingkat kenyenyakan 3 dan 4, tubuh menunjukkan keadaan istirahat maksimal (metabolisme, denyut jantung, dan frekuensi pernapasan menurun) disertai sekresi hormon pertumbuhan dan hormon-hormon lain yang sangat penting dalam proses pemulihan, karena merangsang pertumbuhan sel-sel baru di seluruh tubuh menggantikan sel-sel rusak dan mati. Pikiran pun jadi cerah, tubuh segar dan berenergi, karena tidur nyenyak tanpa gangguan.

Anak-anak mengalami siklus tidur NREM di tingkat 3 dan 4 lebih lama dan akan berkurang dengan bertambahnya usia. Di usia lanjut, siklus tidur NREM umumnya hanya sampai tingkat 1 dan 2 sehingga mudah terbangun dan mudah tertidur.
Beberapa alasan yang perlu dipertimbangan untuk mengurangi kopi adalah sebagai berikut:
1. Kandungan kafein dalam kopi meningkatkan produksi catecholamine, salah satu hormon stres. Respons stres akan meningkatkan produksi insulin, sementara insulin yang terlalu banyak akan memicu peradangan dan rasa tidak enak badan.

2. Kebiasaan minum kopi yang berlebihan bisa mengurangi sensitivitas insulin, sehingga tubuh kesulitan menilai kebutuhan gula darah. Kalau kadar gula darah berlebihan, risiko kerusakan pembuluh darah serta kematian akibat penyakit kardiovaskular meningkat.

3. Kopi murni punya banyak senyawa antioksidan yang bermanfaat, tapi kadang juga mengandung diterpen. Senyawa yang disebutkan terakhir ini berhubungan dengan peningkatan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat dan trigliserida.

4. Kandungan asam kolinergik dalam kopi bermanfaat untuk menunda penyerapan glukosa di usus, tetapi juga bisa meningkatkan kadar senyawa homosistein. Senyawa tersebut merupakan indikator adanya peningkatan risiko penyakit kardiovaskular yang dijumpai pada diabesitas (diabetes yang dipicu oleh obesitas).
5. Keasaman kopi juga berhubungan dengan rasa tidak nyaman di saluran pencernaan, serta banyak dikaitkan dengan berbagai gangguan seperti GERD (gastro esophgial reflux disease), nyeri dada, perut kembung serta disbiosis (ketidakseimbangan flora usus).

6. Kecanduan adalah masalah lain yang sering dipicu oleh kopi dan membuat tubuh susah menemukan sumber energi yang sesungguhnya. Coba tanyakan pada orang-orang yang pernah sakau karena belum minum kopi, rasanya pasti lemas meskipun sebenarnya sudah makan.
7. Bukan cuma kopi yang bikin kecanduan, tetapi juga hal-hal lain yang sering disajikan bersama dengan kopi misalnya gula dan cremmer. Kopi latte misalnya, adalah contoh minuman rendah gizi namun kaya energi dan cepat bikin gemuk.

8. Sebuah senyawa organik di dalam tubuh yang dinamakan 5-HIA akan meningkat kadarnya pada orang yang minum kopi. Senyawa ini merupakan neurotransmitter serotonin atau hormon senang, yang sangat berperan dalam siklus tidur-bangun. Artinya, kopi bisa mengganggu pola tidur lalu memicu depresi dan kegelisahan.

9. Sehabis minum kopi, frekuensi buang air kecil pasti meningkat. Pada peminum kopi yang parah, berbagai mineral tubuh seperti kalsium, magnesium dan potassium akan berkurang kadarnya dan memicu ketidakseimbangan eletrolit.

10. Berbagai kandungan dalam kopi bisa mempengaruhi penyerapan obat di dalam tubuh, serta proses pembuangannya di hati. Obat antidepresan trisiklik misalnya, akan sulit diserap jika tubuh berada dalam pengaruh kafein sehingga gejala penyakit akan memburuk.

Anak Merupakan pelengkap kebahagian pasangan menikah. Saat berkumpul dalam acara keluarga, sering muncul pertanyaan seperti, "isi" belum? dan sebagainya. Mungkin pertanyaan itu tidak menjadi persoalan bagi pasangan  yang baru saja menikah, namun bisa menjadi tofik sensitif bagi pasangan yang telah bertahun-tahun merindukan momongan.

Pernikahan adalah pengukuhan hubungan dua individu laki-laki dan perempuan dalam sebuah lembaga perkawinan yang sah. Salah satu tujuan pernikahan adalah mendapatkan keturunan sebagai penerus generasi . Buah hati bukan saja penerus generasi dan perekat perkawinan, tetapi juga awal dari langkah selanjutnya bagi pria dan wanita dalam mengisi tugas sebagai ayah dan ibu. Dengan berubahnya peran, individu akan mulai belajar bagaimana harus berperilaku.

Meski banyak pasangan yang ingin segera memiliki momongan setelah menikah, namun tidak sedikit pasangan yang sengaja menunda. Ada bererapa alasan mengapa pasangan menikah menunda untuk memiliki anak. Pertama, ketidakpastian secara materi. Dalam hal ini, pasangan memiliki ketakutan bahwa pendapatan mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan si buah hati. Kedua, ketidak siapan secara psikologis. Alasan ini muncul karena adanya ketakutan tidak bisa menjadi ayah atau ibu yang baik. Ketiga, pasangan mendahulukan kepentingan lain. Misalnya, melanjutkan studi. dan lain sebagainya.
Bila Buah Hati Tak Kunjung Hadir

Alasan sebuah pasangan mengharapkan kehadiran buah hati seringkali didasarkan pada motivasi  saat awal pernikahan. Misalnya, pasangan yang menikah karena ingin mempunyai keturunan, cenderung ada menuntut agar sang istri harus dapat melahirkan anak. Namun ada juga pasangan yang menikah, lebih karena ingin mempunyai teman.

Penantian akan lahirnya buah hati bisa menjadi masalah dalam rumah tangga, bila keduanya tidak bisa menerima keadaan. Apalagi bila salah satu pihak menimpakan kesalahan pada pasangan, biasanya dalam hal ini istri sebagai korban. Padahal suatu pasangan tidak dikarunia anak bukan melulu karena masalah intertilitas tetapi juga masalah psikologis.

Lantaran tak kunjung dikaruniai anak, ada pasangan yang depresi. Namun banyak pasangan tanpa anak yang menerimanya dengan pasrah, dan berpikir positif. Namun hal ini kembali lagi pada konsep pernikahan mereka, apakah ingin cepat dapat momongan atau memang ingin menunda dengan berbagai alasan.

Timbul Masalah.
Permasalahan pada pasangan menikah tanpa anak, bisa jadi justru disebabkan oleh sikap masyarakat atau lingkungan sekitar yang menuntut adanya anak. Baik tuntutan secara langsung, misalnya ayah atau ibu mertua yang terus menerus meminta cucu, maupun tidak langsung, mulai dari sekedar gunjingan ringan, hingga gossip menjengkelkan.

Dalam banyak kasus, istri merasa lebih tertekan jika setelah beberapa tahun belum juga mendapatkan keturunan. Apalagi bila diketahui bahwa sang istri mempunyai masalah keturunan. Apalagi bila diketahui bahwa sang istri mempunyai masalah fertilitas, sehingga tekanan pun akan semakin besar. Tak jarang muncul tekanan lingkungan, bahwa dari suami agar mengijinkan poligami. Sebagai istri akhirnya menyerah dan mengijinkan suaminya berpoligami. Tetapi pada dasarnya tidak ada seorang istri pun rela suaminya menikah lagi atau  pun diduakan.

Ketidak hadiran buah hati ini bisa menimbulkan masalah ketika masing-masing pasangan tidak membuka pikiran atau menerima keadaan  dan mudah terpengaruh pada lingkungan sekitar. Ada yang tidak peduli namun ada juga sebagian pasangan yang terganggu dengan ketiadaan anak ini. Biasanya hal tersebut karena tidak ada komunikasi dua arah antara mereka.

Butuh Kedewasaan
Memang tidak semua pasangan mempermasalahkan  ketidak hadiran si buah hati di tengah-tengah mereka. Namun tetap dibutuhkan kedewasaan sikap dan toleransi yang sangat besar pada masing-masing pihak. Setidaknya mereka perlu memahami bahwa ketidakmampuan memiliki keturunan bukan semata-mata kesalahan pasangan (istri atau Suami). Apa pun kondisinya,masing-masing pihak harus saling mendukung dan mengupayakan solusinya. Duduk bersama dan mendiskusikan bagaimana cara terbaik untuk menghadapi kenyataan tersebut tanpa ada campur tangan orang ketiga.

Oleh karena itu sebelum menikah setiap pasangan harus benar-benar mengenal pasangan, mulai dari sifat baik dan jeleknya, kebiasaan-kebiasaan positif dan buruknya, cara dia mengambil keputusan, sampai pola keluarga dari masing-masing pasangan. Hal tersebut perlu diketahui agar tidak ada penyesalan dan kekecewaan yang tak perlu, yang baru muncul setelah pernikahan.

Pada saat timbul masalah itulah hal-hal positif dari seseorang akan terlihat. Setiap pasangan menikah seharusnya berpikir untuk saling melengkapi bukan hanya memikirkan masalah anak yang tidak kunjung hadir. Mereka yang mempunyai kedewasaan berpikir akan melihat bahwa anak hanyalah titipan tuhan dan bukan milik kita sepenuhnya.

Mencari Solusi
Mereka yang mengharapkan buah hati ditengah-tengah keluarga sebaiknya tidak saling menyalahkan dan menuduh siapa penyebabnya. karena yang dibutuhkan untuk mengatasi persoalan tersebut adalah bersama-sama mengupayakan solusi.  Apakah  sependapat untuk mengadopsi anak, bayi tabung, atau justru sepakat untuk tidak melakukan keduanya. Ada pasangan yang berpikir bahwa untuk membagikan kasih sayang tidak perlu kepada anak kandung saja, tetapi juga kepada keponakan atau anak-anak dilingkungan sekitarnya.

Namun sebelum mereka mengambil keputusan maka hal utama yang harus dilakukan adalah berpikir secara matang, jangan terburu-buru, sehingga salah satu dari mereka tidak sreg. Umpamanya, diputuskan untuk mengadopsi anak. Jangan sampai keputusan tersebut diambil karena desakan dari salah satu pihak. Karena bila terjadi hal seperti itu, maka yang kasihan adalah si anak adopsi itu. Anak itu tidak akan mendapat limpahan kasih sayang, dan perawatan secara optimal.
Tidak jarang pasangan tanpa anak yang mengadopsi anak bisa membuat hubungan mereka menjadi lebih relaks. Kondisi yang lebih santai dan ceria karena adanya anggota baru dalam keluarga biasanya akan menimbulkan kondisi psikologis yang lebih sehat. Namun mengadopsi anak bukanlah satu-satunya pilihan bagi pasangan yang tak kunjung mendapat keturunan.

Jika ketidak hadiran anak disebabkan oleh gangguan medis maka masalah itu bisa diatasi dengan bantuan dan terapi medis pula. Namun jangan mengadopsi  anak hanya sebagai upaya untuk memancing agar punya anak. Sebagian masyarakat percaya, bahwa mengadopsi anak dapat memicu hadirnya anak kandung. Cara seperti itu bisa jadi hanya akan membuat si anak jadi terlantar, Sebaiknya sebelum pasangan memutuskan untuk mengadopsi anak, tanyakan kembali pada diri masing-masing apakah betul membutuhkan seorang untuk hadir ditengah-tengah mereka. 

Ekspresi kesedihan karena lama tidak mendapatkan anak, biasanya lebih terlihat pada istri. oleh karena itu suami sebaiknya bisa memahami kondisi tersebut. dengarkanlah setiap keluhan sang istri. Hibur sang istri dalam mengisi hari-harinya agar tetap menyenangkan  Jangan menjadikan kehadiran anak sebagai masalah besar dalam keluarga. 

Dan yang lebih penting adalah, belum hadirnya buah hati, jangan sampai mengurangi kadar kemesraan suami istri. mereka bisa menjalankan aktivitas sehari-hari seperti bias  dengan saling memberi motivasi. Bagaimana agar pasangan menjadikan kehidupannya ini tetap bermakna, tanpa mengurangi kadar kasih sayang diantara mereka, maupun pada anak-anak.

Nama yang diberikan orangtua kepada putra-putri tercinta pasti mengandung makna juga harapan dan doa. Setelah peristiwa 9/11 yang meluluhlantakkan menara kembar di New York, banyak orang Indonesia mengalami kesulitan memperoleh visa gara-gara nama. Dan, warga Indonesia yang sudah menetap di  Amerika, Australia, maupun eropa juga memperoleh perlakuan yang mengindikasikan kecurigaan dari aparat keamanan setempat hanya karena namanya yang dianggap berbau teroris.

Di Berbagai masyarakat dansuku di Indonesia terdapat beragam tradisi yang berkaitan dengan pemberian nama kepada anak yang baru lahir. Karena mayoritas rakkyatnya beragama islam dan Arab yang biasanya datang dari Kauman. Kata Kauman sendiri menunjuk kepada masyarakat yang tinggal berdekatan dengan masjid dan tekun beribadah. Masyarakat kauman biasa memberi nama yang diambil dari asma Allah dan Al-Quran. Misalnya, Abdul Aziz, Abdurrahman, Abdul Gani, DAn dan semacamnya. Kata "Abdu" Berarti "hamba" Lalu disambung dengan dengan salah satu asma Allah yang berjumlah 99.

Oleh karena itu, secara antropologi kita bisa menduga asal-usul seseorang dengan mengenali namanya, walaupun tidak selamanya benar. Contohnya nama Andi. Meski merupakan gelar kebangsawanan suatu suku di Sulawesi Selatan, tidak selanmanya orang bernama Andi berasal Dari Sulawesi Selatan.  

Banyak Nama yang dikaitkan dengan suku atau marga. Nama seperti itu paling mudah dikenali dengan ciri nama marga. Lain lain lagi dengan masyarakat Sumatrera Barat. Selaim namanya yang berciri agamis, mereka juga senang menggunakan huruf "Z" dan 'R" dalam nama-nama mereka, seperti Azyumardi Azra, Azrul Anwar. Bahkan sejalan dengan dinamika dan perubahan tata nilai masyarakat Minang, penggunaan nama-nama kauman justru semakin kurang populer dan digantikan dengan nama berbau barat.

Menginagt masyarakat Indonesia yang semakin majemuk, sungguh menarik mengkaji hubungan nama, makna, dan implikasi sebuah nama. Di masyarakat jawa, misalanya, bisa di bedakan nama-nama yang populer di kalangan kaum santri, kraton, petani, dan buruh. Umumnya, nama-nama masyarakat jawa yang  akrab dengan tradisi kuno, termasuk dunia pewayangan . Kalangan priyayi, misalnya, lebih senang memberi nama anak-anak mereka dengan nama-nama tokoh pewayangan, seperti Arjuna, Nakula, Sadewa,atau menggunakan nama-nama dalam bahasa sansekerta.

Nama adalah doa dan harapan. Misalnya, Sugiharto, dengan harapan kalau besar nanti anaknya akan menjadi orang kaya.Sugih berarti kaya dan Arto berarti harta. Atau, Suharto, yang berarti orang yang bisa mencari harta agar hidupnya makmur dan indah.
Makna di Balik Nama
Makna di Balik Nama

Demikianlah, jika dikaji lebih dalam, nama memiliki kekuatan magis dalam arti kandungan makna dan doa orangtua yang akan berpengaruh pada pertumbuhan jiwa anak. Terlebih lagi, jika sebelum memberikan nama, didahului dengan berpuasa, mengadakan tasyakuran dan doa bersama agar makna dan doa yang terkandung di dalam nama yang diberikan bagaikan energi dan cetak biru bagi masa depan sang anak.

Nama-nama di lingkungan kraton sangat kosmologis , misalnya Mangkubumi, Hamengkubuwono, Paku Alam dan semacamnya yang konotasinya sangat jelas, yaitu sebagai penyangga dan penjaga jagat raya agar tidak gonjang ganjing. Nama-nama ini juga menunjukkan filosofi dibaliknya, para raja Jawa menganggap jabatan penguasa sebagai anugerah dan amanat Tuhan untuk menjaga ketentraman bumi, bukan pilihan rakyat sebagainmana dalam alam demokrasi.

Konon, anak sakit-sakitan bila namanya yang tidak sesuai atau tidak cocok. Demi kebaikan sang anak atau alasan kesehatan biasanya orangtua dan tetangga sering memberi saran agar nama anak itu diubah. Nama baru atau tambahan yang paling populer adalah slamet, dengan harapan anaknya sehat dan hidupnya selamat oleh karena itu, nama slamet cukup banyak  dipakai di lingkungan masyarakat jawa.

Sampai hari ini masih sering beredar kepercayaan bahwa untuk menjadi presiden mestilah orang jawa tulen. Paling tidak ada tiga alasan yang mendasarinya. Pertama, penduduk jawa adalah mayoritas. Kedua, diharapkan masih memiliki darah biru atau garis keturunan raja. Ketiga, orang jawa dinilai lebih bijak, akomodatif, dan tidak senang konfrontasi. Sebuah sikap yang cocok bagi masyarakat Indonesia yang majemuk. Dari ketiga ciri tersebut, masih ada satu lagi, yaitu namanya harus khas priyayi jawa, seperti soekarno, Soeharto, Susilo Bambang Yudhoyono. Kalau namanya tidak mencerminkan priyayi jawa posisi mereka di anggap sekedar selingan, misalanya Habibie, Abdurahman Wahid dan megawati.

Akhir-akhir ini muncul tren baru bagaimana orangtua memberi nama anak-anaknya. Hal ini terjadi terutama dikalangan pasangan muda kota yang terpelajar. Selain nama inti, biasanya nama yang diberikan kepada anak-anak mereka agak panjang, mengandung berbagai unsur  yang dikombinasikan. Misalnya unsur gabungan nama ayah dan ibunya, Kemudian, ada unsur tempat dan bulan kelahiran. Nama inti sering di ambil dari tokoh-tokoh teladan yang dikagumi orangtuanya, baik dalam sejarah maupun kitab suci, lalu diubah sehingga terasa modern dan enak didengar. Unsur rasa modern dan funky kelihatnnya menjadi pertimbangan pasangan muda dalam memberi nama putra-putrinya.

Pada generasi kakek-nenek, mereka memberi nama anak-anak mereka misalnya dengan nama Jamilah. Sekarang, namanya diubah menjadi Jameela. Nama Anisah diubah menjadi Anisa, Maryam menjadi Maria, dan sterusnya. Pada dasarnya, maknanya tidak berubah, tetapi bunyinya dipandang lebih berabu kota dan terpelajar.

Jadi, renungkan baik-baik dan sertai doa serta harapan ketika Anda memberi nama kepada putra -putri tercinta.

Isu kekerasan dalam rumah tangga kian banyak dibicarakan belakangan ini. Korbannya? Lagi-lagi wanita dan anak-anak, mereka yang posisinya dianggap lemah dalam struktur keluarga. Berdasarkan Laporan Perserikatan Bangsa Bangsa, KDRT didefinisikan dalam bingkai jender sebagai kekerasan yang dilakukan di dalam lingkup rumah tangga dengan target utama terhadap wanita dikarenakan perannya dalam lingkup tersebut; atau kekerasan yang dimaksudkan untuk memberikan akibat langsung dan negatif pada wanita dalam lingkup rumah tangga.

Seharusnya rumah tangga merupakan tempat yang menyenangkan. Sebuah tempat untuk kita pulang setelah seharian beraktivitas, tempat yang hangat sehingga kita merasa aman dan terlindungi. Tapi bagaimana kalau rumah justru menjadi tempat penganiayaan yang tersembunyi? Penelitian mengungkapkan tingginya intensitas kekerasan dalam rumah tangga. Dari sekitar 240 juta penduduk, 24 juta wanita mengaku pernah mengalami tindakan kekerasan. Sebagian besar berupa kekerasan domestik seperti penganiayaan.

Umumnya orang akan mengasosiasikan KDRT dalam bentuk kekerasan fisik yang mengakibatkan memar bahkan luka disekujur tubuh. Dengan kondisi babak belur seperti itu, korban akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan keterangan tentang luka-lukanya. Setelah itu dapat dilaporkan sebagai korban KDRT.

Bukan Sekedar Fisik
Sebenarnya, KDRT tidak hanya cerita perkara luka pada tubuh. Selain kekerasan fisik, sebenarnya juga kekerasan ekonomi dan psikologis. Termasuk dalam kekerasan psikologis adalah penghinaan, komentar yang merendahkan, termasuk juga melarang istri berkunjung pada keluarga maupun bersosialisasi dengan teman-teman yang tidak dikehendaki suami.

Kekerasan psikologis semacam ini bertujuan mengganggu dan menekan emosi korban. Tekanan ini membuat istri tidak berani mengungkapkan pendapat, menjadi penurut, selalu bergantung pada suami dalam segala hal, termasuk keuangan. Bisa dibayangkan , dalam posisi ini istri kerap merasa tertekan dan takut berbuat salah.
Biasanya KDRT dilakukan untuk  menunjukkan bahwa wanita lebih baik hidup dibawah belas 
kasihan pria

Sementara kekerasan terjadi dalam bentuk pemaksaan dan penuntutan hubungan suami istri. Hubungan ini yang seharusnya merupakan ungkapan kasih sayang dan pengikat cinta antara suami dan istri justru berbalik menjadi sarana untuk mengintimidasi dan memaksakan kehendak. Seringkali ancaman sederhana, istri tidak boleh menolak keinginan suami. Sedangkan yang di maksud dengan kekerasan secara ekonomi meliputi tidak memberi nafkah istri, yang biasanya terjadi pada istri yang tidak bekerja sehingga suamilah satu-satunya pencari nafkah dalam keluarga. Dengan demikian suami bisa menentukan sendiri berapa uang yang akan diberikan pada istri untuk keperluan keluarga, atau sama sekali tidak menafkahi.

Di sisi lain, kekerasan ekonomi juga meliputi suami suami yang melarang istri bekerja, atau membiarkan istri bekerja untuk di eksploitasi. 

Kekerasan dalam rumah tangga seringkali menggunakan paksaan yang kasar untuk menciptakan hubungan kekuasaan di dalam keluarga, dimana wanita diajarkan dan dikondisikan untuk menerima status yang rendah untuk dirinya sendiri. KDRT seakan-akan menunjukkan bahwa wanita lebih baik hidup di bawah belas kasihan pria. Karena iru, KDRT cenderung berhasil pada wanita yang memang memandang posisinya tidak setara dengan pria. 

Sedangkan pada pria dengan harga diri rendah, kekerasan yang dilakukan bertujuan menghancurkan perasaan wanita dan martabatnya karena ia merasa tidak mampu mengatasi seorang wanita yang dapat berpikir dan bertindak sebagai manusia yang bebas dengan pemikiran dirinya sendiri.  Sebagaimana pemukulan dan penganiayaan terhadap istri menjadi hal umum dan di anggap sebagai  proses mengajarkan wanita agar menjadi istri yag baik. Dan, jangan terkejut bahwa sebagian  pria Indonesia masih mengangggap adalah tanggung jawabnya untuk mengajarkan istri sehingga merasa berhak melakukan apa saja untuk melaksanakan tugas tersebut.

Anggapan bahwa posisi wanita lebih rendah atau berada di bawah otoritas pria merupakan nilai yang dilembagakan dalam struktur keluarga ptriarki dan didukung oleh lembaga ekonomi, politik, dan sistem keyakinan, sehingga hubungan semacam ini nampak alami, adil secara moral dan suci. Dalam sistem patriarki, wanita dianggap remeh dan berbahaya bagi dominasi pria sehingga menjadi alasan dibenarkannya aniaya verval dan non verval pada diri wanita.

Urusan Dalam Negeri
KDRT memang tepat di ibaratkan sebagai gunung es. Seberapa pun banyaknya wanita yang telah melaporkan kejadian ini, masih banyak lagi wanita yang memilih untuk berdiam diri. Kerap yang menyulitkan dalam menyelesaikan perkara KDRT adalah sifatnya yang terjadi di dalam rumah tangga.Sementara masyarakat cenderung memandang urusan rumah tangga adalah urusan dalam negeri yang tidak perlu diketahui orang lain. Apalagi jika urusannya menyangkut hal-hal yang buruk.

Jika sekarang urusan KDRT banyak dilaporkan kepada pihak yang berwenang, mungkin saja memang karena kesadaran wanita untuk membuka masalah ini ke pihak luar telah semakin berkembang. Tapi masih ada pula wanita yang tidak tahu harus mengadu ke mana perkara kekerasan ini.

Umumnya orangtua atau keluargalah yang menjadi tempat pertama untuk membuka masalah ini. Dan, bisanya sudah dalam kondisi yang cukup menyedihkan.

Ditingkat internasional, kekerasan terhadap wanita dianggap sebagai kejahatan terhadap hak dan kebebebasan dasar wanita, serta pencabutan kebebasan atas hak-hak yang melekat pada diri wanita. Jadi selama masih ada kekerasan terhadap wanita, bisa dianggap belumdianggap persamaan hak, pengembangan dan kedamaian antara pria dan wanita. Karena seberapa pun wanita mengemabangkan diri pada akhirnya kembali pada batasan yang diberikan pasangannya.

Jika anda kebetulan menjadi seseorang yang dipercaya untuk mendengarkan cerita ini dari seseorang wanita, berhentilah berpikir bahwa ini adalah sekedar masalah rumah tangga. Bantulah ia mencari pertolongan, baik dengan mencari rumah sakit, polisi, maupun lembaga swadaya masyarakat yang menangani KDRT. Tanpa bantuan dari pihak luar, Korban KDRT sulit mencari jalan untuk keluar dari permasalahannya.

Penelitian teknologi menemukan fakta yang sangat mencengangkan, Yakni teknologi penerbangan helikopter modern ternyata sangat tertinggal jauh dibandingkan dengan seekor mahluk mungil yang mampu terbang. Mahluk ini adalah Capung.

Sistem penerbangan Capung adalah sebuah keajaiban sesain denagn teknologi terbang yang mengalahkan semua mesin buatan manusia. Dengan alasan inilah, sesain model terakhir helikopter canggih Sikorsky yang terkenal didunia, dibuat menggunakan desain capung sebagai model.

Singkatnya, tubuh seekor serangga kecil memiliki desain lebih unggul dari rancangan manusia. Teknologi penerbangan capung dan desain sayapnya mengemukakan suatu fakta bahwa mahluk kecil ini memperlihatkan kepada kita desain menakjubkan pada ciptaan Allah. SWT. Capung memiliki dua pasang sayap yang ditempatkan secara diagonal pada tubuhnya, ini memungkinkan melakukan manuver sangat cepat.

Capung dapat mencapai kecepatan 50 kilometer perjam dalam waktu sangat singkat, hal yang sangat luar biasa se ekor serangga. Seorang atlet olimpiade dalam perlombaan 100 meter, hanya mampu berlari 39 kilometer per jam.

Ada satu persyaratan lagi bagi penerbangan yang baik. Penerbangan sangatlah berbahaya  jika tidak didukung oleh sistem penglihatan yang baik. Untuk itulah, pesawat terbang dan helikopter modern memiliki sistem visual canggih.

Capung juga memiliki sistem visual canggih: ia memiliki mata mikro berjumlah keseluruhan 30.000 bauh, dan setiap mata mengarah ketitik yang berbeda. Semua informasi dari mata-mata mikro ini diteruskan ke otak capung, yang kemudian mengolahnya seperti komputer. Dengan sistem ini, capung memiliki kemampuan melihat yang luar biasa.

Capung Mesin Terbang Super Canggih
Capung adalah mesin terbang super canggih yang diciptakan oleh Allah 
Kemampuan manuver capung lebih unggul dari yang dimiliki helikopter. Misalnya, dengan satu manuver cepat di menit terakhir,  capung berhasil menyelamatkan diri dari truk yang datang dari arah berlawanan. Bahkan capung mampu meloloskan  diri dari dua bahaya, yakni ketika harus menghindar dari menabrak kaca depan mobil yang sedang melaju ke arahnya dan harus lolos dari burung yang  yang mrmburunya. Dia berhasil menyelamatkan diri dengan melakukan manuver cerdas.

Satu permasalahan yang dihadapi pilot, yang sering kali harus melakukan manuver, adalah bahwa setelehah manuver, pilot mengalami kesulitan dalam menentukan posisi pesawat relatif terhadap permukaan bumi. Jika pilot kebingunan  maka pesawat ini dalam kondisi bahaya.

Para teknisi telah mengembangkan suatu alat untuk mengetahui hal ini, yakni giroskop. Alat ini menunjukkan pilot pada garis horisontal yang menandai posisi horison. Pilot membandingkan garis horisontal ini dengan horison sesungguhnya, dan dengan demikian pilot dapat menentukan posisi pesawat dengan cepat.

Ketika posisis tubuh capung berubah selama penerbangan, rambut-rambut di antara badan dan kepalanya menjadi terangsang. Sel-sel saraf pada akar rambut ini mengirimkan informasi ke otot-otot terbang capung tentang posisinya di udara. Hal ini memungkinkan otot-otot tersebut  secara otomatis mengatur jumlah kecepatan gerak sayap. Dengan demikian ,  dalam manuver paling sulit sekali, capung tidak pernah kehilangan arah atau kendali. Sitem ini sungguh suatu keajaiban teknik.

Agar suatu mahluk hidup dapat hidup, semua sitem tersebut harus ada pada saat yang bersamaan dan telah lengkap. Capung paling pertama didunia juga pasti muncul dengan mekanisme yang sama mengagumkan dengan yang dimiliki capung zaman sekarang.

Hal ini telah dibuktikan oleh catatan fosil tentang sejarah alam. Catatan fosl menunjukkan bahwa capung-capung muncul di bumi pada saat bersaman  secara serentak. Fosil capung tertua yang diketahui ini berusia 320 juta tahun. Pada lapisan fosil periode awal, tidak dijumpai sesuatu apa pun menyerupai capung. Sejak pertama kali muncul, capung tidak mengalami evolusi.

Fosil capung tertua benar-benar sama dengan yang hidup sekarang. Antara fosil berusia 140 juta tahun dengan capung masa kini tidak ada perbedaan sama sekali. Adalah Allah, tuhan seluruh alam, yang menciptakan semua mahluk hidup, dan masing-masing dari mereka adalah bukti keberadaan-Nya. Disamping Allah. SWT, tak ada kekuatan lain yang mampu menciptakan seekor lalat sekalipun. 
Powered by Blogger.