Halloween party ideas 2015

Advertisement
Penelitian teknologi menemukan fakta yang sangat mencengangkan, Yakni teknologi penerbangan helikopter modern ternyata sangat tertinggal jauh dibandingkan dengan seekor mahluk mungil yang mampu terbang. Mahluk ini adalah Capung.

Sistem penerbangan Capung adalah sebuah keajaiban sesain denagn teknologi terbang yang mengalahkan semua mesin buatan manusia. Dengan alasan inilah, sesain model terakhir helikopter canggih Sikorsky yang terkenal didunia, dibuat menggunakan desain capung sebagai model.

Singkatnya, tubuh seekor serangga kecil memiliki desain lebih unggul dari rancangan manusia. Teknologi penerbangan capung dan desain sayapnya mengemukakan suatu fakta bahwa mahluk kecil ini memperlihatkan kepada kita desain menakjubkan pada ciptaan Allah. SWT. Capung memiliki dua pasang sayap yang ditempatkan secara diagonal pada tubuhnya, ini memungkinkan melakukan manuver sangat cepat.

Capung dapat mencapai kecepatan 50 kilometer perjam dalam waktu sangat singkat, hal yang sangat luar biasa se ekor serangga. Seorang atlet olimpiade dalam perlombaan 100 meter, hanya mampu berlari 39 kilometer per jam.

Ada satu persyaratan lagi bagi penerbangan yang baik. Penerbangan sangatlah berbahaya  jika tidak didukung oleh sistem penglihatan yang baik. Untuk itulah, pesawat terbang dan helikopter modern memiliki sistem visual canggih.

Capung juga memiliki sistem visual canggih: ia memiliki mata mikro berjumlah keseluruhan 30.000 bauh, dan setiap mata mengarah ketitik yang berbeda. Semua informasi dari mata-mata mikro ini diteruskan ke otak capung, yang kemudian mengolahnya seperti komputer. Dengan sistem ini, capung memiliki kemampuan melihat yang luar biasa.

Capung Mesin Terbang Super Canggih
Capung adalah mesin terbang super canggih yang diciptakan oleh Allah 
Kemampuan manuver capung lebih unggul dari yang dimiliki helikopter. Misalnya, dengan satu manuver cepat di menit terakhir,  capung berhasil menyelamatkan diri dari truk yang datang dari arah berlawanan. Bahkan capung mampu meloloskan  diri dari dua bahaya, yakni ketika harus menghindar dari menabrak kaca depan mobil yang sedang melaju ke arahnya dan harus lolos dari burung yang  yang mrmburunya. Dia berhasil menyelamatkan diri dengan melakukan manuver cerdas.

Satu permasalahan yang dihadapi pilot, yang sering kali harus melakukan manuver, adalah bahwa setelehah manuver, pilot mengalami kesulitan dalam menentukan posisi pesawat relatif terhadap permukaan bumi. Jika pilot kebingunan  maka pesawat ini dalam kondisi bahaya.

Para teknisi telah mengembangkan suatu alat untuk mengetahui hal ini, yakni giroskop. Alat ini menunjukkan pilot pada garis horisontal yang menandai posisi horison. Pilot membandingkan garis horisontal ini dengan horison sesungguhnya, dan dengan demikian pilot dapat menentukan posisi pesawat dengan cepat.

Ketika posisis tubuh capung berubah selama penerbangan, rambut-rambut di antara badan dan kepalanya menjadi terangsang. Sel-sel saraf pada akar rambut ini mengirimkan informasi ke otot-otot terbang capung tentang posisinya di udara. Hal ini memungkinkan otot-otot tersebut  secara otomatis mengatur jumlah kecepatan gerak sayap. Dengan demikian ,  dalam manuver paling sulit sekali, capung tidak pernah kehilangan arah atau kendali. Sitem ini sungguh suatu keajaiban teknik.

Agar suatu mahluk hidup dapat hidup, semua sitem tersebut harus ada pada saat yang bersamaan dan telah lengkap. Capung paling pertama didunia juga pasti muncul dengan mekanisme yang sama mengagumkan dengan yang dimiliki capung zaman sekarang.

Hal ini telah dibuktikan oleh catatan fosil tentang sejarah alam. Catatan fosl menunjukkan bahwa capung-capung muncul di bumi pada saat bersaman  secara serentak. Fosil capung tertua yang diketahui ini berusia 320 juta tahun. Pada lapisan fosil periode awal, tidak dijumpai sesuatu apa pun menyerupai capung. Sejak pertama kali muncul, capung tidak mengalami evolusi.

Fosil capung tertua benar-benar sama dengan yang hidup sekarang. Antara fosil berusia 140 juta tahun dengan capung masa kini tidak ada perbedaan sama sekali. Adalah Allah, tuhan seluruh alam, yang menciptakan semua mahluk hidup, dan masing-masing dari mereka adalah bukti keberadaan-Nya. Disamping Allah. SWT, tak ada kekuatan lain yang mampu menciptakan seekor lalat sekalipun. 
Powered by Blogger.