Halloween party ideas 2015
Showing posts with label Fokus. Show all posts

Dalam takaran yang pas, kopi punya sejuta manfaat bagi kesehatan. Namun ada kalanya konsumsi kopi harus dikurangi, sebab seringkali kalau sudah berlebihan justru bisa memicu berbagai keluhan ringan dan gangguan serius bagi kesehatan seperti mengacaukan siklus tidur.

Selain menyebabkan rasa kantuk di siang hari, gangguan tidur di malam hari juga mengakibatkan sakit kepala, pegal-pegal, lesu, lemah, dan sebagainya. Dalam jangka panjang dapat menyebabkan otak dan jantung kekurangan oksigen, sehingga terjadi gangguan pada jantung, mengurangi kepandaian serta kekebalan (mudah lupa, pikun, dan sakit). Kekurangan oksigen pada jantung juga dapat menyebabkan mimpi yang menakutkan.

Karenanya, setiap orang membutuhkan siklus tidur yang normal sesuai dengan tingkatan usianya. Siklus tidur di malam hari (ultradian sleep cycle), mestinya ditandai siklus rapid eye movement (REM) dan siklus non-rapid eye movement (NREM) yang muncul bergantian antara 90 - 110 menit. Tidur yang "baik", memiliki siklus REM tidak lebih dari 25% dari total waktu tidur. REM merupakan batas antara tidur dan terjaga, saat daya ingat dan respon terhadap sinar dan suara masih ada, meskipun tidak sampai terbangun.

Pengacau Siklus Tidur Yang Harus Anda Hindari
Saat REM, mata dan anggota tubuh lainnya tidak istirahat, sehingga tidur tidak nyenyak dan gelisah, mudah terbangun, dan sering bermimpi. Sekitar 80% dari mimpi tersebut dapat diingat sampai ke detil-detilnya. Denyut jantung dan pernapasan tidak teratur. Makanya ketika terbangun, akan terasa sakit kepala, mata lelah, pegal-pegal di otot leher, bahu, dada, dan sendi-sendi, serta mengantuk di siang hari.

Sementara pada siklus tidur NREM, terjadi tidur yang begitu nyenyak, sehingga nyaris tidak mengingat apapun, termasuk mimpi. Ada empat tingkat kenyenyakan pada siklus NREM. Tingkat 1 dan tingkat 2 merupakan tahap kenyenyakan yang paling banyak dialami orang (50 - 60%).

Sedangkan pada tingkat kenyenyakan 3 dan 4, tubuh menunjukkan keadaan istirahat maksimal (metabolisme, denyut jantung, dan frekuensi pernapasan menurun) disertai sekresi hormon pertumbuhan dan hormon-hormon lain yang sangat penting dalam proses pemulihan, karena merangsang pertumbuhan sel-sel baru di seluruh tubuh menggantikan sel-sel rusak dan mati. Pikiran pun jadi cerah, tubuh segar dan berenergi, karena tidur nyenyak tanpa gangguan.

Anak-anak mengalami siklus tidur NREM di tingkat 3 dan 4 lebih lama dan akan berkurang dengan bertambahnya usia. Di usia lanjut, siklus tidur NREM umumnya hanya sampai tingkat 1 dan 2 sehingga mudah terbangun dan mudah tertidur.
Beberapa alasan yang perlu dipertimbangan untuk mengurangi kopi adalah sebagai berikut:
1. Kandungan kafein dalam kopi meningkatkan produksi catecholamine, salah satu hormon stres. Respons stres akan meningkatkan produksi insulin, sementara insulin yang terlalu banyak akan memicu peradangan dan rasa tidak enak badan.

2. Kebiasaan minum kopi yang berlebihan bisa mengurangi sensitivitas insulin, sehingga tubuh kesulitan menilai kebutuhan gula darah. Kalau kadar gula darah berlebihan, risiko kerusakan pembuluh darah serta kematian akibat penyakit kardiovaskular meningkat.

3. Kopi murni punya banyak senyawa antioksidan yang bermanfaat, tapi kadang juga mengandung diterpen. Senyawa yang disebutkan terakhir ini berhubungan dengan peningkatan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat dan trigliserida.

4. Kandungan asam kolinergik dalam kopi bermanfaat untuk menunda penyerapan glukosa di usus, tetapi juga bisa meningkatkan kadar senyawa homosistein. Senyawa tersebut merupakan indikator adanya peningkatan risiko penyakit kardiovaskular yang dijumpai pada diabesitas (diabetes yang dipicu oleh obesitas).
5. Keasaman kopi juga berhubungan dengan rasa tidak nyaman di saluran pencernaan, serta banyak dikaitkan dengan berbagai gangguan seperti GERD (gastro esophgial reflux disease), nyeri dada, perut kembung serta disbiosis (ketidakseimbangan flora usus).

6. Kecanduan adalah masalah lain yang sering dipicu oleh kopi dan membuat tubuh susah menemukan sumber energi yang sesungguhnya. Coba tanyakan pada orang-orang yang pernah sakau karena belum minum kopi, rasanya pasti lemas meskipun sebenarnya sudah makan.
7. Bukan cuma kopi yang bikin kecanduan, tetapi juga hal-hal lain yang sering disajikan bersama dengan kopi misalnya gula dan cremmer. Kopi latte misalnya, adalah contoh minuman rendah gizi namun kaya energi dan cepat bikin gemuk.

8. Sebuah senyawa organik di dalam tubuh yang dinamakan 5-HIA akan meningkat kadarnya pada orang yang minum kopi. Senyawa ini merupakan neurotransmitter serotonin atau hormon senang, yang sangat berperan dalam siklus tidur-bangun. Artinya, kopi bisa mengganggu pola tidur lalu memicu depresi dan kegelisahan.

9. Sehabis minum kopi, frekuensi buang air kecil pasti meningkat. Pada peminum kopi yang parah, berbagai mineral tubuh seperti kalsium, magnesium dan potassium akan berkurang kadarnya dan memicu ketidakseimbangan eletrolit.

10. Berbagai kandungan dalam kopi bisa mempengaruhi penyerapan obat di dalam tubuh, serta proses pembuangannya di hati. Obat antidepresan trisiklik misalnya, akan sulit diserap jika tubuh berada dalam pengaruh kafein sehingga gejala penyakit akan memburuk.

Istilah kerennya otitis, dan digunakan untuk menyebut infeksi telinga. Infeksi telinga bisa terjadi din telinga luar yang disebut dengan otitis eksterna atau telinga tengah disebut juga otitis media. Otitis media sifatnya ada yang akut dan kronis bila berjalan penyakitnya lebih dari 2 bulan.

untuk otitis media kronik, awam sering menyebutnya dengan istilah congek, yakni bila telinga sering berair, hilang timbul atau terus menerus. Walaupun, telinga berair tidak selalu berarti congek, karena telinga berair bisa juga timbul akibat infeksi telinga luar.

Selain ditandai dengan telinga berair, congek atau otitis mediasupuratif kronis (OMSK), juga kerap disertai perforasi (lobang) digendang telinga yang infeksi. Kadang disertai nyeri terutama bila sudah disertai nyeri terutama bila sudah disertai komplikasi.

Penyakit ini banyak ditemi pada anak-anak tapi sering juga pada orang dewasa. Menurut WHO prevalensi OMSK di Indonesia 3, 9%, termasuk kategori tinggi. Survey Departemen Kesehatan tahun 1996 di 7 propinsi di Indonesia ditemukan prevalensi OMSK sebanyak 3%.

Perjalanan penyakit OMSK sendiri sebagian besar diawali oleh otitis media akut (OMA) yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Karena ketidak tahuan atau penanganan yang tidak tepat, penyakit itu berlanjut dan berkembang menjadi OMSK. OMA bisa sembug sempurna tapi bisa berkembang menjadi otitis media efusi (OME) dimana terjadi penumpukan lendir dibelakang gendang telinga yang dapat mengakibatkan ketulian pada anak.

Bila kasus berlanjut, gendang telinga tertekan oleh cairan tersebut sehingga pecah atau perforasi, lalu cairan keluar. Kondisi infeksi yang berkelanjutan ini menimbulkan OMSK. OMSK dapat mengakibatkan gangguan pendengaran karena infeksi bisa merusak sistem pendengaran dalam telinga. Komplikasio yang ditakutkan adalah perluasan infeksi ke otak yang disebut dengan konplikasi intrakranial berupa abses otak dan meningitis. Komplikasi intrakranial ini sangat menbahayakan karena bisa berujung pada kematian.
Mencegah Basah Ditelinga AnakIlustrasi
Ilustrasi anak menderita sakit telinga Istilah kerennya otitis, dan digunakan untuk menyebut infeksi telinga

Bagaimana mencegahnya? Tips agar bayi terhindar dari penyakit membahayakan ini:

  1. Jangan biasakan memberi susu atau menyusui bayi dalam posisi tidur. Kepala harus lebih tinggiu dari kaki stidaknya 45 derajat, untuk mencegah masuknya susu ketelinga melalui tubaeustachius ( saluran yang menghubungkan telinga dengan hidung dan tenggorokan)
  2. Bila pilek, jangan dibiasakan anak membuang ingus kencang-kencang karena akan memberikan tekanan ke gendang telinga dan bisa pecah.
  3. Dalam penerbangan, bayi atau anak kecil disusui /dot dari botol susunya pada saat teke off dan landing (terutama landing) untuk menetralisir tekanan ditelinga tengah dengan mengaktifkan tubanya. Pada anak yang lebih besar dan orang dewasa bisa dengan mengunyah permen.
  4. Bila ada faktor penghalang lain seperti amandel atau pemebsaran kelenjar adenoid yang teletak dibelakang hidung, disertai batuk/pilek/panas berulang atau anak ngorok/bernapas dengan mulut terbuka saat tidur. pikirkan untuk diangkat saja amandel dan adenoidnya (operasi)
  5. Pemeriksaan rutin telinga pada bayi dan anak sebaiknya dilakukan minimal 6 bulan sekali terutama untuk mencegah penumpukan kotoran telinga yang bisa mempengaruhi tekanan dalam telinga.

Kehamilan memaksa seorang calon ibu berubah, termasuk dalam hal menyantap makanan. Bila sebelum sebeleum hamil bisa makan apa saja. maka ketika hamil, hanya mekanan bergizi tingi saja yang harus disantap. Sebab, di dalam tubuh ibu ada janin yang tumbuh mulai dari 1-2 sel sampai janin berusia 9 bulan 10 hari yang siap dilahirkan dalam keadaan sehat. Tumbuhnya sebuah sel membutuhkan nutrisi yang cukup, begitu juga dengan kehamilan.

Seorang ibu hamil harus siap fisik dan mental, menjaga berat badan sebelum hamil dan mengkonsumsi makan lebih dari biasanya, yitu tambahan kalori 300 gram perhari, protein tambahan 10 gram dari kebutuhan sehari-hari untuk mendapatkan janin yang tumbuh dengan sehat.

Biasanya, pada trisemester pertama lebih sedikit kebutuhannya, namun pada trisemester ke dua akan lebih banyak begitu juga pada trisemester ke tiga. Mengapa demikian? Karena, pada awal kehamilan kerap terjadi morning sickness, rasa mual karena perubahan hormonal dalam tubuh sehingga 3 bulan pertama tidak doyan makan. Itulah sebabnya pada trisemster berikutnya harus dikejar kebutuhan yang awalnya tidak terpenuhi itu.

Pada prinsipnya, semua jenis makanan yang bergizi  sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Apalagi, tidak ada satu makanan pun yang komposisi nutrisinya lengkap, jadi harus mengkonsumsi banyak jenis makanan agar saling melengkapi satu sama lain. Begitu juga tidak ada jenis makanan yang tidak dianjurkan sepanjang makanan tersebut baik dan bergizi, menyehatkan dengan cara memasak yang tepat.

Contonya karbohidrat kompleks sangat dianjurkan. Sumber energi ketika hamil sebaiknya jangan hanya didapat dari gula, karena zat gizinya kecil.

Kalau calon ibu mual dan muntah, hindari makan yang bikin mual dan muntah misalnya makanan yang baunya menyengat atau tidak sesuaai dengan keinginan si ibu sehingga menimbulkan mual. Juga makanan yang terlalu asam sehingga memicu asam lambung yang berlebihan akhirnya jadi lebih mudah mual.
Aturan Makan Selama Hamilamerupakan
Buah merupakan sumber karbohidrat yang baik, serat yang cukup untukmetabolisme usus, terlebih ibu hamil  sering sembelit,karena itu dengan makanbuah akan  menghindari sembelit
Pilihlah makanan yang bergizi, paling gampang dan lengkap nutrisinya adalah susu tapi jika tidak menyukai susu bisa diolah dengan bentuk lain misalnya es krim, puding susu dengan susu buah.

Salah satu pola makan yang wajib ditaati ibu hamil adalah makan dengan porsi sedikit dan sering. Tujuannya, untukmenghindari mual dan muntah. Sebab, kalau makan terlalu banyak langsung penuh lambungnya sehingga memicu muntah. Sebaiknya kalau jumlahnya terlalu sedikit juga tidak baik. Dengan porsi kecil dan sering, makanan yang masuk sedikit demi sedikit, sehingga lambung tidak cepat penuh.

Mana yang Boleh dan Mana yang tidak?

Buah sangat dibutuhkan oleh semua orang, anak, remaja, dewasa, tua, bahkan ibu hamil semua butuh buah. Karena itu, sebaiknya mengkonsumsi buah setiap hari. Buah merupakan sumber karbohidrat yang baik, serat yang cukup untuk metabolisme usus, terlebih ibu hamil sering sembelit, karena itu dengan makan buah akan menghindari sembelit. Buah apa yang saja yang boleh dimakan, sepanjang tidak terlau asam, sedangkan buah yang mengandung alkohol seperti durian harus dihindari tidak dianjurkan untuk ibu hamil.

Ikan merupakan wajib, karena sumber kalsium dan protein yang dibutuhkan ibu hamil. Disarankan untuk memilih ikan yang tidak berisiko tercemar limbah seperti ikan rawa, atau ikan laut.

Ibu hamil cenderung akan mengalami anemia, yakni menurunnya kadar hemoglobin  (hb) dalam darah. Di sisi lain, Hb penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Untuk itu, makanan yang mengandung zat besi-yakni bahan dasar pembentukan  Hb-misalnya bayam atau brokoli, harus tercukupi kebutuhannya.

Ketika hamil, pertumbuhan tulang dan bakal gigi janin butuh kalsium. Jika tidak tercukupi dari makanan maka akan diambil kalsium di tulang dan gigi si ibu itu sendiri. Karena dari tulang dan gigi itulah kalsium paling banyak dalam tubuh, yakni hampir 90%, sementara kalsium di dalam darah tidak mencukupi karena harus stabil, jadi terpaksa diambil dari tulang dan gigi. Itulah mengapa banyak ibu hamil yang asupan kalsiumnya tidak cukup, jadi tulangnya lebih keropos, giginya berlubang. Seperti halnya zat besi, kalsium juga mikronutrien yang harus dipenuhi.

Jika pola makan ibu tidak tepat akibatnya berat janin saat lahir tidak normal dibawah 2,5 kg, dan itu cukup berisiko dibanding dengan janin yang cukup bulan.

Itulah sebabnya seorang ibu hamil harus siap mental dan fisik untuk menjaga agar pertubuhan janinnya optimal, pertumbuhan fisik dan mentalnya baik sehingga dengan pola dan mentalnya baik, makro dan mikronutrien yang terpenuhi, masa kehamilan dan proses kelahirannya akan berjalan lancar, dengan begitu janin bisa tumbuh optimal, lahir cukup bulan dengan berat badan normal, sehingga tidak kekurangan satu apapun.

Mungkin Anda menganggap mengorok adalah hal biasa. Namun, dunia kesehatan memandangnya lain. Mendengkur adalah pertanda terganggunya sistem kesehatan organ tubuh. Disamping itu, secara sosial, mendengkur, apalagi sangat kuat, bisa mengusik orang disekitar. 

Terhambatnya jalan napas sehingga menimbulkan dengkuran terjadi karena vibrasi alat napas yang menimbulkan suara akibat penyempitan jalan napas. Sekitar 60% sumbatan paling banyak terjadi di langit-langit lunak.

Bahayanya mendengkur berpengarug pada malam hari maupun siang hari. Pada malam hari tidurnya terputus-putus, saat dengkuran berhenti, oarang akan gelagapan lalu terbangun, hilang lagi dengkurannya, tidur lagi,  dan mendengkur lagi. Dengan demikian, tidurnya terputus-putus, sering terbangun akibatnya akibatnya kualitas tidurnya buruk. Sumbatan yang mengakibatkan  dengkuran itu juga membuat oksigen menurun atau saturasi oksigen mengalami mimpi buruk karena hipoksia di otak.

Hobi mendengkur pada anak-anak, dampaknya dua. Pertama, anak jadi kerap mengantuk. Kedua, jadi hiperaktif karena stimulasi otak yang mengalami hipoksia.

Sementara pada orang dewasa, akibat hobi mendengkur adalah mengantuk saat beraktivitas pada siang hari. Dengan kata lain, produktivitas jadi terganggu.

Mendengkur  merupakan beban berat untuk jantung. Apalagi, faktanya sekitar 40% serangan jantun biasanya didahului dengkuran, napas tercekik, jantung harus kerja lebih keras sehingga otot jantungnya membesar yang memaksa tensi (tekanan) darah jadi tinggi untuk bisa memompanya. Muaranya adalah serangan jantung dan kecenderungan stroke karena hipoksia.
Mendengkur Bukan Tanda Tidur Sehat
Tidur dengan posisi yang salah dapat menimbulkan suara dengkuran
Umumnya laki-laki lebih banyak mendengkur dubanding perempuan. Dari segi usia, paling banyak adalah 50 tahun ke atas. Sekitar 70-80% usia 50 tahun mengorok, karena ototnya mulai lentur, juga banyak yang mulai gemuk. Semakin tua, jumlah pendengkur semakin banyak. Dari sisi kelamin, persentase antara laki-laki dan perempuan yang mengorok adalah 9 berbanding 1.

Mereka yang jadi tersangka hobi mengorok dapat diketahui dari anatomi tubuhnya, misalnya leher pendek, berat badan berlebih, obesitas, rahang kecil, dagu sempit. Kabar baiknya jika karena faktor anatomi, mengorok dapat disembuhkan dengan psikoterapi dan rekonstruksi. Sedangkan sumbatan dijalan napas juga bisa dihilangkan dengan obat-obatan atau tindakan bedah.

Pada anak jika penyebabnya amandel atau adenoid, maka mutlak dilakukan pengangkatan. Prinsipnya, terapai adalah konservatif dulu. Dengan melihat apa penyebabnya. Kalau bisa dengan obat, maka diobati jika anatomi yang jadi pemicu, harus drekonstruksi.

Masalahnya, meski terapi dan pengobatan sederhana, tapi masyarakat masih menganggap mengorok sebagai maslah sepele, ditambah salah kaprah, bahwa kalau tidur mengorok itu tanda pulas atau kalau dia laki-laki sejati, simbol kejantanan, atau kelelehan. Padahal itu persepsi sangat keliru. Salah Besar.

Fakta mendengkur, amatlah membahayakan. Dampaknya ke kualitas hidup buruk, Tidak bisa berpikir jernih, pemarah, sensitif, pada laki-laki jika sudah parah bisa menyebabkan impoten, karena badan tidak fit hubungan sex jadi terganggu.

Memang orang yang gemuk tidak identik dengan mengorok tetapi sebagian besar  demikian. Karena lemaknya di mana-mana terutama laki-laki yang tumpukan lemaknya lebih banyak di bagian leher dan bahu sehingga menyumbat jalan napas, berbeda denagn perempaun gemuk yang tumpukan lemaknya lebih banyak di paha dan pinggul.

Kalau mengorok merasa kulaitas tidurnya tidak terganggu, tidak apa-apa. Hanya saja, untuk mengurangi frekuensi dan kerasnya dengkuran, posisi tidurnya saja diperbaiki.

Secara umum, kondisi kesehatan orang yang mendengkur sekitar 3-4 kali lebih buruk dari yang tidak mendengkur. Ditemukan bahwa mereka yang mendengkur memiliki risiko 3 kali lebih besar kemungkianan menderita gangguan kesehatan berupa hipertensi, PJK, diabetes, dan kolestrol tinggi, serata risiko 4 kali lebih besar menederita rasa kantuk yang berlebihan pada siang hari.

Banyak yang memandang tidur adalah sebuah rutinitas biasa, Tak perlu dipersoalkan, bahkan bila ada gangguan sekecil apapun. Alasannya sederhana. Tokh, bisa "balas dendam" dengan tidur sepuas-puasnya di lain waktu. Selesaikah masalah? Ternyata tidak. Gangguan tidur, sekecil apapun, harus ditangani.

Gangguan tidur sebagai sekelompok gejala yang dapat ditemukan secara klinis dan disertai dengan penderitaan. Pada kebanyakan kasus, terkait dengan terganggunya fungsi seseorang.

Secara lebih gamblang bahwa gangguan tidur adalah segala sesuatu yang menggangu proses tidur baik berupa gangguan secara mekanik, misalnya jalan nafas ataupun proses tidurnya sendiri. Pada dasarnya, tidur merupakan saat tidak aktif alami, dimana semua kegiatan motorik ataupun sensorik diturunkan. Nah, jika tidur kita kurang atau bahkan terganggu, maka yang terjadi adalah daya tahan tubuh memburuk, kondisi emosi jadi labil, kemampuan kognitif merosot, begitu juga dengan ketelitian dan konsentrasi. Atau, dengan kata lain, produktifitas turun.

Kreteria tidur yang baik adalah tidur tak terputus, cukup sesuai kebutuhan tidur dan baik kulitasnya. Untuk mudahnya, jika kita bangun segar dan tidak mengantuk siang hari, tanpa konsumsi stimulan, misalnya kafein, berarti kulitas tidur kita sudah baik.

Begitu pentingnya tidur bagi produktifitas hidup, maka kita harus mewaspadai gangguan tidur, yakni sesuatu yang mengganggu tidur, yakni sesuatu yang menggangu proses tidur, mulai dari awal hendak tidur, ketika tidur, hingga terbangun.

Terdapat 8 kelompok besar gangguan tidur, yang masing-masing dibagi lagi hingga total terdapat sekitar 99 jenis gangguan tidur. Kelompok besar adalah insomnia, sleep related brathing disorders, hipersomnia, gangguan ritme sirkadian, paramsomnia, sleep related movement disorders, isolated symptms dan gangguan tidur lainnya.
Gangguan Tidur Sepele Tapi Membahayakan
Kebisaan tidur yang sehat tidak hanya diperuntukkan bagi penderita insomnia saja. justru bagi semua orang yang ingin produktif dan terhindar dari insomnia, ia harus menerapkan kebiasaan tidur yang sehat.

Ada banyak pemicu gangguan tidur. Namun, mayoritas penyebabnya masih misterius, seperti halnya tidur itu sendiri. Hanya saja, ada beberapa yang telah teridentifikasi, yang paling sering penyempitan jalur napas, kebiasaan yang buruk, dan lingkungan tidur yang jelek.

Tanda dan gejala seseorang mengalami gangguan tidur adalah mengantuk, gangguan kosentrasi, gangguan emosi, penurunan prestasi, akademik, hiperaktivitas, sakit kepala, hipertensi, diabetes, gangguan jantung, dan stroke.


Gangguan tidur tersebut diatasi dengan memperbaiki perilaku tidur, misalnya pada insomna, pengguanaan alat bantu napas pada sleep apnea, serta pengobatan pada restless legs syndrome.


Unntuk mencegah gangguan tidur, maka setiap orang, harus menerapkan kebiasaan tidur yang baik. Bila gangguan tidur dibiarkan terus menerus tanpa penanganan, akan berakibat fatal, misalnya kecelakaan lalu lintas. Setiap orang, usia berapa pun bisa mengalami gangguan tidur, sleep walking  misalnya, bisa menyerang sejak anak sudah bisa berjalan.


Seberapah baikkah kulitas tidur Anda? Untuk mengetahuinya, pertanyaan-pertanyaan berikut bisa jadi petunjuk.

Apakah pagi hari anda bangun tidak segar?
Apakah anda sulit berkonsentrasi pada siang hari?
Apakah anda merasa cepat lelah?
Apakah anda mengantuk, atau bahkan tertidur ditengah rapat?
Bila mayoritas jawabannya adalah ya, maka sudah seharusnya memperbaiki kualitas dan kesehatan tidur. Bukannya disiasati dengan minum kopi, multivitamin, munuman berenergi serta berbagi zat stimulan lainnya.

Memang harus diakui bahwa kata kesehatan bukan hanya tidur saja, mungkin masih asing ditelinga kita. Tidak mengherankan jika perhatian terhadap masalah tidur masih minim. Lihat saja berbagai berita kecelakaan lalu lintas di media. Sering kali dikatakan bahwa penyebabnya adalah sopir  yang mengantuk. Atau, bagaimana dengan orang-orang yang tertidur di tengah rapat atau seminar? Hingga presiden RI harus marah untuk mengingatkan.

Orang masih menganggap tidur sebagai fase pasif yang produktif. Tidur juga dianggap sebagai sifat pemalas. Padahal sepertiga hidup kita di isi dengan tidur, jika tidur tidak bermanfaat, pasti ada yang salah dalam proses penciptaan. Bahkan, kalau anda ingin meningkatkan produktivitas, justru perhatikan kebiasaan tidur.

Banyak orang saat ini yang mengadaptasi gaya hidup yang sebenarnya bertujuan meningkatkan produktivitas, namun akhirnya malah menurun. Untuk itu seseorang memerlukan kemampuan mental dan semangat yang optimal. Ini tidak dapat dicapai, dengan terus bekerja dengan mengabaikan tidur.

Sepanjang hidupnya manusia selalu mencari cara agar dapat terus menerus bugar seperti saat bangun tidur tanpa perlu tidur. Mulai dari vitamin-vitamin, kafein, coklat, hingga berbagai obat modern yang tergolong dalam stimulan. Namun kata stimulan sendiri banyak dikritik, karena zat-zat tersebut hanya dapat menghilangkan kantuk tanpa bisa mengembalikan kemampuan mental maupun kreativitas seseorang. Tak ada satu zat pun yang dapat menggantikan efek restoratif tidur.

Di tempat-tempat hang-out kita dapati orang-orang yang menikmati berbagai minuman berkafein hingga larut malam. Atau berbagai gym yang justru penuh saat menjelang malam. Bagaimana dengan di rumah? berapa banyak orang yang masih membawa komputer jinjing ke atas tempat tidur.

Kebiasaan-kebiasaan yang sepertinya remeh ini justru pada akhirnya akan menggangu tidur. Pada siang hari, ketika konsentrasi pekerjaan terasa amat sulit, kita justru mencari cara agar tetap terjaga dan bersemangat dalam berbgai stimulan, tanpa menyadari bahwa gangguan yang kita alami sebenarnya bersumber dari kebiasaan tidur yang buruk.

Jafein misalnya, ia akanterus menstimulasi otak hingga 8-12 jam setelah kita konsumsi. Nikotin dalam 30 menit sudah hilang dari peredaran darah, tapi tubuh akan menagih kembali hingga menggangu kulitas tidur.

Banyak yang berpendapat bahwa dengan berolah raga tubuh akan lelah sehingga lebih mudah tidur. Ini tidak benar, tubuh memang lelah, tatapi adrenalin akan meningkat akibat olah tubuh sehingga kita malah merasa segar.

Dari kondisi terjaga, kita memerlukan kondisi rileks sebelum masuk ke kondisi tidur. Itu sebabnya kita memerlukan semacam ritual persiapan tidur. Dalam ritual ini, anda  tidak boleh hanya berbaring melamun dan menunggu-nunggu tidur. Isilah waktu ini dengan aktivitas yang menyenangkan namun relaxing.

Kira-kira setengah jam sebelum tidur, hentikan semua aktivitas pekerjaan maupun rumah tangga. Ini saat anda untuk memanjakan diri dengan sekedar, mendengarkan musik,bermeditasi atau dengan melakukan perawatan tubuh dan wajah. Sambil melakukan aktivitas ini, akan sangat membantu jika ditemani dengan minuman hangat yang sifatnya membuat rileks, Laktium yang di kandung susu misalnya, telah diteliti dapat membuat orang merasa santai dan nyaman.

Kebisaan tidur yang sehat tidak hanya diperuntukkan bagi penderita insomnia saja. justru bagi semua orang yang ingin produktif dan terhindar dari insomnia, ia harus menerapkan kebiasaan tidur yang sehat.

Selain Insomnia, kita juga mengenal gejala gangguan tidur lain yang dikenal dengan sebutan hipersomnia. Penderita mengalami kebalikan dari insomnia, yaitu terlalu mudah tidur atau sering mengantuk walaupun sudah tidur cukup lama. Orang-orang ini sering kita lihat disekitar kita, selalu mengantuk, tak bergairah, dan lamban, sehingga tak jarang dicap sebagai pemalas.

Kantuk berlebih, sering kali membuat kita sulit untuk produktif. Sementara episode henti napas dalam tidur (sleep apnea) adalah salah satu penyebab hipertensi, gangguan jantung, diabetes, hingga stroke yang tidak boleh diabaikan.

Kini kita juga harus memperhatikan kebiasaan tidur yang sehat, sehingga keesokan harinya kita dapat bekerja dengan cepat, tepat dan bersemangat.

Salah satu gangguan tidur yang kerap dijumpai adalah insomnia. Meskipun studi tentang ini Indonesia tidak banyak dan kurang memadai, namun ditaksir sekitar 20-30% populasi umum pernah mengalami dalam setahun. Insomnia lebih banyak dijumpai pada wanita dan pada kelompok usia lanjut, lebih dari 50% usia lanjut mengeluhkan kesulitan waktu tidur malam.

Insomnia adalah gangguan masuk tidur. Sederhananya begini. Kalau kita mau tidur biasanya akan tertidur sekitar 10-15 menit. Tapi bagi orang yang mengalami gangguan tidur sangat sulit untuk masuk ke waktu tidur, kadang bisa satu jam belum juga tidur atau sudah masuk tidur tapi terbangun berkali-kali, disebut insomnia. Normalnya seseorang tidur jam 10 malam sampai jam 5 pagi.

Hanya saja, maih ada syrat yang mengikuti inomnia, yakni bila gangguan tidak bisa tidur itu berlangsung lebih dari 1 bulan. Jika kurang dari itu belum disebut suatu gangguan tidur.

Ada banyak faktor pemicu. misalnya genetik. Biasanya orang insomnia punya keluarga yang juga insomnia. Bisa juga karena faktor organik, yang disebut insomnia sekunder. penyakit fisik juga dapat memicu insomnia, contohnya diabetes, hypertensi, paru kronik, asma, dan arthritis. Bisa juga faktor psikologis, karena depresi, cemas, ada kepribadian tertentu yang cenderung insomnia. Begitu juga dengan orang yang perfeksionis, dimana harus teratur terus, sangat tepat waktu, cenderung berisiko.

Faktor lingkungan yang tidak nyaman bisa jadi pemicu, misalnya terlalu panas, terlalu dingin atau terlalu berisik. Jadi kalau ada orang insomnia cari dulu adakah faktor organik, cari penyakit organiknya, sehingga bisa dikatakan primer. Atau, karena depresi dan gangguan cemas sehingga tidak bisa tidur.

Satu hal yang dikuatirkan, adalah bahaya insomnia. Misalnya orang yang tidak tidur pada malam hari biasanya mengantuk siang hari, bisa mengakibatkan kecelakaan kerja terutama orang yang bekerja dengan alat khusus seperti di pabrik. Insomnia juga menyebabkan kosentrasi menurun sehingga mudah terjatuh, mudah terluka, atau kalau bawa kendaraan bisa terjadi kecelakaan karena mengantuk.

Mengapa Bisa Insomnia
Terapi kontrol stimulus yaitu menghindari pencahayaan, suara dan temperatur yang  ekstrim 
Otomatis penderita insomnia produktivitasnya berkurang, pekerjaannya tidak bisa terselesaikan dengan baik. Orang juga mudah mendapat penyakit, mudah flu karena imunitas terganggu.

Insomnia dapat digolongkan dengan 2 cara: dengan durasi dan etiologinya (penyebab). Berdasarkan durasinya, ada bentuk insomnia akut yang merupakan akibat kejadian dari lingkungan atau sosial yang spesifik seperti kematian anggota keluarga, perubahan jadwal kerja, perjalanan, atau suara yang mengganggu.

Tipe kedua, adalah insomnia kronis, tidak mempunyai kreteria diagnostik tertentu tetapi umumnya lebih dari satu bulan, dengan kisaran antara 1-6 bulan, terjadi 3 kali atau lebih dalam seminggu, dan mengakibatkan disfungsi harian dalam beberapa derajat tertentu. Insomnia kronis berkaitan dengan kondisi medis kronis lainnya yang mempengaruhi pola tidur.

Penggolongan insomnia berdasarkan penyebab meliputi primer dan sekunder. Insomnia primer dan sekunder. primer tidak disebabkan oleh kondisi fisik atau mental yang diketahui. sekunder merupakan hasil dari penyakit medis dan psikiatri lain, pengobatan, atau gangguan tidur lainnya.

Insomnia sangat umum dijumpai pada penderita kelainan medik. Sulit tidur dapat berkaitan dengan rasa nyeri, napas pendek, efek samping obat. Orang dengan nyeri kronis dapat mengalami kesulitan tidur, dan dapat juga mengalami kesulitan mempertahankan keadaan tidur. Penderita kanker tidak jarang mengaklami insomnia. kesulitan tidur ini dapat diakibatkan oleh berbagai faktor, diantaranya gangguan pada mekanisme tidur, pada mekanisme imunitas, akibat dari nyeri kronis, muntah, gangguan mental seperti anseetas atau depresi, atau efek samping pengobatan.

Selain itu, insomnia dapat menyebabkan gangguan emosional yang bermakna, kelelahan, mengantuk, dan hambatan fungsi harian. Hambatan fungsi sosial dan pekerjaan berpengaruh langsung pada kulitas hidup. Orang dengan insomnia mempunyai tingkat yang lebih tinggi untuk masalah kesehatan mental, kondisi nyeri tulang otot, dan penggunaan fasilitas kesehatan. Insomnia berkaitan dengan insiden kecelakaan kerja, kecelakaan kendaraan, dan kematian yang bermakna.

Didukung atau tidak oleh penemuan objektif polisomnografi (pengukuran tidur), insomnia biasanya berkaitan dengan laporan kelelahan pada siang dan depresi atau gangguan mood lain, dan hambatan dalam fungsi harian.

Terapi dibagi berdasarkan tipe insomnia. Pada jangka pendek, selain obat, juga diberikan pendidikan kesehatan tidur dan terapi kontrol stimulus. Insomnia kronis diberikan obat ditambah rujukan untuk pemeriksaan tidur, pendidikan kesehatan tidur, pembatasan tidur, kontrol stimulus, latihan relaksasi, latihan membayangkan , dan terapi kognitif perilaku.

Terapi kognitif diberikan untuk membantu mengubah kepercayaan dan perilaku yang salah tentang tidur, misalnya harapan yang tidak relistik, salah pengertian, dan membesar-besarkan akibat tidak tidur. Tekniknya meliputi latihan pembentukan kembali, menghilangkan pikiran kecemasan, membingkai ulang, dan pengalihan perhatian. 

Olahraga dilakukan dengan intensitas sedang. Terapi relaksasi berupa menegangkan dan merelekskan kelompok otot yang berbeda, meditasi dan hipnotis. Pembatasan tidur menggunakan pendekatan paradoksikal dengan mengurangi waktu tidur kemudian ditingkatkan atau diturunkan, tergantung perkembangan dan perubahan lama dan kualitas tidur. 

Keadaan tidur yang lebih minimal mengakibatkan tidur yang lebih efisien. Terapi kontrol stimulus yaitu menghindari pencahayaan (termasuk televisi), suara dan temperatur yang ekstrim. Menghindari daging, kopi, rokok, alkohol, pada malam hari. Mengurangi asupan minuman pada sore hari. Meningkatkan tempat tidur bila tidak dapat tidur lebih dari 20 menit. 

Dengan pengobatan cukup, insomnia dapat disembuhkan dalam 2 sampai 4 minggu. Namun dapat kambuh lagi bila faktor yang meyebabkan kembali muncul.

Ketika hamil, semua ibu pasti menginginkan kehamilan yang sehat, tidak saja bagi dirinya, tetapi juga bagi jabang bayi yang dikandungnya. tentu saja, untuk meraih kehamilan sehat tidak begitu saja datangnya. Diperlukan kerja keras mulai dari tahap pra kehamilan, kehamilan, hingga persalinan..

Kehamilan yang sehat adalah kehamilan yang terjadi di dalam rahim ibu, Dimana ibu dan janin yang dikandung berada dalam keadaan sehat, jasmani dan rohani. Kehamilan yang sehat adalah yang tidak membawa si ibu jatuh ke dalam penyakit yang membahayakan serta perkembangan dan pertumbuhan bayi sesuai dengan kehamilan normal, tidak di jumpai kelainan bawaan.

Usia ketika ibu hamil menjadi salah satu syarat mutlak kehamilan sehat. kehamilan sehat adalah kehamilan yang terjadi pada perempuan usia reproduksi yang sehat yaitu usia 20-35 tahun, dilakukan kontrol yang teratur minimal 4 kali selama periode kehamilan, dan selama pemeriksaan tidak ditemukan kelainan baik pada ibu maipun janin.

Muara dari kehamilan sehat adalah kehamilan normal. Kehamilan normal sebagai kehamilan yang berada dalam usia kehamilan 36-42 minggu., lama persalinan tidak boleh dari 24 jam, dan tidak ada kelinan bawaan.

Bagaimana supaya kehamilan bisa sehat sampai saat persalinan nanti? Kehamilan pada dasarnya merupakan sesuatu yang direncanakan. Dengan demikian, sebelum seorang ibu merencanakan ingin hamil maka ia harus menyiapkan diri untuk menerima kehamilan, Persiapan yang penting adalah mengatur nutrisi. ibu mengkonsumsi makanan dengan dengan gizi seimbang dalam yang cukup, dan tidak berlebihan. Hindari makanan yang berkalori tinggi, terlau manis serta terlau banyak lemak. Perbanyak konsumsi buah, sayuran, serta biji-bijian dalam diet sehari-hari. Hindari pemakaian obat yang tidak perlu serta usahakan minum asam folat selama beberapa bulan sebelum kehamilan karena zat tersebut sangat diperlukan dalam kehamilan.

Rahasia Untuk Kehamilan Sehat
Ketika Hamil, semua ibu pasti menginginkan kehamilan yang sehat, tidak saja bagi dirinya, tapi
juga bagi cabang bayi yang dikandungnya. 
Kehamilan sehat juga berarti skrining pra kehailan. Skrining itu sangat membantu untuk mendiagnosis penyakit pada ibu. yang kelak dapat mempengaruhi janin. Misalnya thalasemia, anemia, diabetes melitus, hepatitis dan lainnya. Beberapa pemeriksaan prenatal yang sering dilakukan adalah pemeriksaan darah lengkap, urinalisis, gula darah, penyakit menular serta TORCH.

Begitu dipastikan hamil, kunci pertama untuk mendapatkan kehamilan sehat adalah pemeriksaan kehamilan teratur. Terdapat beberapa macam pemeriksaan darah untuk mendeteksi kelainan bawaan janin diantaranya pemeriksaan kadar serum AFP untuk medeteksi kelinan ditulang belakang janin serta triple test untuk mendeteksi sindrom down.

Latihan fisik juga diperlukan terutama untuk menjaga sirkulasi darah ibu cukup lancar serta kebugaran ibu tetap baik selama kehamilan. Banyak jenis latihan fisik yang boleh dilakukan ibu hamil diantaranya jalan santai, berenang, yoga, serta senam ibu hamil. Porsi latihan disesuaikan dengan kondisi ibu masing-masing tidak boleh dipaksakan.

Ada beberapa tanda normal yang terjadi pada kehamilan sehat, diantaranya mual dan muntah yang disebabkan oleh perubahan hormonal yakni meningkatnya hormon progesteron. Hal ini terjadi terutama pada pagi hari. Untuk meredam mual dan muntah, sebaiknya ibu hamil makan dalam porsi kecil tapi sering.

Disamping itu cepat lelah, sering kencing, dan keluar bercak daari V merupakan salah satu tanda normal kehamilan. Begitu juga dengan mengidam, berat badan bertambah, serta kulit lebih gelap terutama pada trisemester ke-2.

Tanda lainnya adalah gerakan bayi mulai dapat dirasakan pada kehamilan 20-22 minggu. Pada saat itu, indra pendengaran janin sudah mulai berfungsi sehingga stimulasi suara kepada janin sudah mulai dapat dilakukan. Pada pertengahan trisemester ke-2, mula dan muntah yang dirasakan ibu sudah mulai hilang sehingga ibu merasa segar dan bertenaga.

Denyut jantung ibu akan meningkat frekuensinya, begitu juga dengan volume darah ibu secara keseluruhan akan meningkatkan 30% dari normal. Pada trisemester 3 banyak tanda yang akan terjadi misalnya timbulnya strechmark di perut dan paha ibu. pada saat itu, ibu juga kadang mengeluarkkan kolostrum.

Pada trisemester 3, banyak ibu akan merasa sering kepanasan, berkeringat dan perasaan tidak nyaman. Tendangan dari janin dalam perut ibu dapat terasa menyakitkan,Ibu juga sering merasa nyeri dibagian pinggang sehingga ibu akan sulit merasa nyaman.

Pada kehamilan 36 minggu, kepala bayi akan masuk ke dalam pinggul. Hal ini akan menyebabkan tekanan diperut atas ibu akan berkurang sehingga ibu dapat bernapas lebih baik tetapi dilain pihak turunnya kepala akan menyebabkan ibu akan sering merasa nyeri serta akan lebih sering kemih.

Perubahan berat badan selama hamil berkisar anatara 13 - 18 kg, biasanya ibu hamil akan memerlukan tambahan sebesar 300 kalori dalam dietnya setiap hari. Pada tri semster 1, pertamabahan berat badan berkisar 1,5 - 3 kg, kemudian perubahan berat menjadi 0,5 samapai 1 kg perminggu sampai janin lahir.

Pada beberapa ibu hamil dapat rerjadi gangguan konstipasi karena aliran makanan dalam usus akan melambat akibat gangguan hormonal karena itu juga akan meningkatkan frekuensi hemoroid dan nyeri di ulu hati.

Gejala lain yang sering terjadi adalah gusi mudah berdarah, mata terasa kering, kaki bengkak serta varises sering terjadi. Kadang terjadi bercak kehitaman di wajah yang sering disebut kloasma, keadaan ini akan berangsur-angsur menghilang setelah persalinan.

Ada juga tanda yang tidak normal terjadi pada kehamilan sehat, yakni nyeri di perut, pecah ketuban dan tak ada perrgerakan janain, pandangan kabur, muntah berkepanjangan, nyeri kepala hebat, serta bengkak dikelopak mata, wajah, dan tangan. Bila itu terjadi segera konsultasikan dengan dokter anda.

Meskipun kehamilan sehat adalah dambaan semua ibu, namun terkadang ada pula si pengancam yang setiap saat dapat merenggut kehamilan.

Ancaman itu bisa terjadi pada trisemester pertama, misalnya keguuguran akibat kelainan pada janinnya sendiri atau rahim atau gangguan terhadap faktor lain misalnya hormonal, faktor kekentalan darah, faktor mekanik dimana ibunya jatuh sehingga rahim kontaksi, serta infeksi toksoplasma dan runbella. Ancaman lain adalah kegagalan pertumbuhan janin, kehamilan tapi sampai usia 12 minggu atau 14 minggu tidak berkembang.

Pada trisemester kedua berupa kondisi plasenta yang berada di bawah yaitu di jalan jalan lahir, kalau ada kontaraksi ada pendarahan sehingga harus dikeluarkan bayinya. atau kelainan yang lain karena lepasnya plasenta, karena darah tinggi atau trauma. Pada trisemester ke tiga, ancaman berupa pendarahan sebelum melahirkan dan preeklamsia yang mengancam janin, biasanya karena serangan darah tinggi.

Di samping infeksi, keguguran banyak dipicu oleh berbagai hal. Bahkan, pada trisemester pertama, kontarksi rahim sedikit saja bisa memicu keguguran. Hal ini perlu diwaspadai adalah keguguran berulang. Pemicunya misalnya kelainan organik dirahim. contohnya myom, bentuk rahim tidak benar misalnya ada sekatnya, bentuknya seperti angka 7 sehingga tidak propesional. Kelainan organik rahim itu harus dikoreksi , atau dioperasi. Selain itu kalau tidak ada kelainan organik bisa juga ada kelemahan dimulut rahim.

Dikatakan keguguran berulang bila terjadi 3 kali atau lebih. Disamping infeksi dan kelinan rahim, keguguran berulang juga dapat dipicu sindrom antifostfolipid, yakni terjadi pengentalan darah. Biasanya terjadi pada tri semester pertama, tapi kalau rahimnya tidak kuat bisanya pada trisemester kedua juga terjadi.

Kondisi tersebut sedikit banyak ikut andil menyebabkan kematian pada ibu. Sebab, keguguran memicu pendarahan yang bisa berujung pada kematian.

Ancaman juga bisa datang dari penyakit yang menular lewat kehamil;an, misalnya hepatitis. Meskipun penyakit asma, jantung, dan diabetes tidak menular ke bayi, tapi hal tersebut berdampak pada pertumbuhan bayi. Misalnya kalau ibunya sakit jantung, bisa menyebabkan pertumbuhan janinnya tidak sempurna bahkan bisa lahir meninggal.

Walau begitu, bukan berarti ibu yang sakit jantung tidak boleh hamil. Ada tiga poin yang harus diperhatikan terkait hal itu. Pertama, sakit jantung seperti apa ibu itu?, kalau misalnya sakit jantung yang bisa menyebabkan kegagalan fungsi dalam kondisi normal apalagi bila ia hami, tentu tidak dianjurkan untuk hamil karena sangat membahayakan ibu dan janinnya.

Kedua, penyakitnya tersebut apakah bisa dipengaruhi atau mempengaruhi kehamilan. Sebab, ada penyakit yang kalau hamil jadi tambah parah, ada juga yang karena penyakit tersebut kehamilannya jadi lebih berisiko bagi si ibu atau pertumbuhan janinnya. 

Ketiga, Bagaimana pasien yang hamil tersebut melakukan perwatan saat kehamilan. Misalnya calon ibu menyandang penyakit diabetes melitus (DM), tapi melakukan kontrol yang teratur sehingga dalam keadaan terkontrol mungkin tidak jadi masalah.

Contoh lain, adalah penyakit asma, yang sebenarnya tidak menular ke bayi tapi mempengaruhi proses tumbuh kembang si bayi dalam kehamilan. Misalnya asma berat, maka kadar oksigen dalam dalam tubuh si ibutidak bagus sehingga pertumbuhan bayinya terganggu. 

Usia Maksimal ibu saat hamil adalah 35 tahun. Setelah itu jangan hamil lagi karena berisiko kelainan bawaan pada bayi meningkat, kondisi fisik ibunya juga juga tidak seoptimal kalau berusia dibawah 35 tahun. Selain itu, diatas 35 tahun seringkali banyak penyakit lainnya, tak terkucuali dengan kejadian pre eklamsi yang meningkat pada usia tersebut.

Sebagai catatan, pre eklampsia adalah penyakit yang didapat karena kehamilan. Kalau kehamilan normal harusnya tidak ada pre eklamsia karena normal tidak menimbulkan penyakit. Pre eklamsia menyebabkan tekanan darah ibu tinggi, akibatnya pertumbuhan janin terganggu. Sehingga jelaslah bahwa pre eklampsia mengancam tak hanya ibu, tapai juga janin.

DM juga bisa muncul saat kehamilan, di luar hamil dia tidak menyandang DM, karena kehamilan memicu hormon insulin menjadi tidak peka. Insulin pada saat hamil memang tidak peka agar kadar gula darah ibu tinggi sehingga janin bisa makan dan tumbuh, tetapi itu hanya terjadi pada saat hamil, setelah melahirkan akan kembali normal jika ditatakasanakan dengan baik.

Terkait dengan penyakit penyerta, selain kontrol yang itensif, pada kondisis tertentu dibutuhkan obat-obatan. Tentunya sebelum obat, harus menghindari pencetusnya, misalnya kalau asma karena debu gunakan masker, jika pemicunya udara dingin gunakan baju hangat. Tetapi kalau terpaksa minum obat, pilihlah jenis obat yang tidak mengganggu janin. Begitu juga dengan DM, terapi yang utama adalah dengan diet yang tepat tapi kalau tidak bisa, terpaksa dengan obat tapi pilih obat yang aman. Denagn demukian, pada kondisi tertentu saat hamil obat tetap diperlukan.

Agar terhindar dari para pengancam kehamilan, sebaiknya sebelum menikah, calon ibu dan calon bapak mengikuti konseling pranikah untuk mengetahui adakah penyakit tertentu yang diderita oleh seseorang atau pasangannya. Misalnya thalasemia, jika dua-duanya thalasemia, maka anak akan terkena thalasemia akan lebih besar.

Problemnya, konseling pranikah memang tidak lazim di Indonesia, tapi hal itu harus dilakukan agar nantinya kehamilan bisa berjalan dengan baik tanpa ada masalah berarti denganbegitu bayi yang dilahirkan akan sehat dan tumbuh secara maksimal.

Kalaun ternyata saat konseling ditemukan penyakit hepatitis, herpes atau toksoplasma, sehingga bisa diobati sebelum kehamilan.

Proses kehamilan sehat tidak berhenti sampai di situ. Pada waktu hamil juga lakukan pemeriksaan dengan baik dan teratur kalau perlu pemeriksaan tambahan untuk mendeteksi kelainan yang mungkin timbul.

Pada kehamilan dengan risiko tinggi, misalnya usia di atas 35 tahu, memiliki riwayat cacat pada keluarga, terpapar obat atau radiasi selama hamil disarankan untuk melakukan pemeriksaan genetik.

Pada akhirnya kehamilan memang suatu yang alami, tapi calon ibu harus hati-hati dan wajib melakukan kontrol teratur. Maka, pandangan masyarakat yang menganggap kehamilan adalah proses alami sampai lahir akan demikian, harus diubah. Kehamilan yang satu dengan yang berikutnya dan berbeda situasinya, berbeda kondisi ibu dan janinnya.

Sekian.
Powered by Blogger.