Halloween party ideas 2015
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Menjaga kesehatan dan kebugaran saat ini kerapkali dikaitkan dengan dengan pasokan suplemen. Padahal, jika pola makanan yang kita lakukan sehari-hari sudah mengikuti menu gizi seimbang, suplemen tak lagi diperlukan.

Sebagai makanan tambahan atau pelengkap, suplemen makanan harus dikonsumsi pada saat yang tepat dan sesuai dengan kondisi tubuh seseorang. Seseorang dapat saja mengkonsumsi suplemen jika dia sedang hamil, menyusui, baru sembuh dari sakit, pada masa pertumbuhan atau orangtua yang metabolisme tubuhnya sudah menurun. Suplemen juga bisa bermanfaat untuk anda yang sedang menggunakan obat-obatan dalam jangka panjang. Misalnya penderita TBC, yang memang butuh vitamin B6. Tapi suplemen tak boleh dikonsumsi terus-menerus, jika kondisi sudah pulih sebaiknya konsumsi suplemen dihentikan saja. Mengingat bahwa suplemen makanan hanya berfungsi memelihara kesehatan bukan obat yang dapat menyembuhkan. Bahkan jika kebutuhan gizi sudah tercukupi untuk sehari-hari, tidak lagi perlu mengkonsumsi suplemen. 

Beberapa tahun terakhir ini, makanan tambahan atau suplemen gencar sekali dipasarkan melalui berbagai media. Iming-iming hidup sehat menjadi faktor yang memancing Anda untuk tergoda. Booming produk suplemen seakan berlomba, bukan hanya melalui media cetak, media televisi atau mall-mall, bahkan sudah masuk kerumah-rumah melalui MLM.

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya dengan sayuran dan buah-buahan serta makanan tradisional yang sarat vitamin apakah masih diperlukan lagi suplemen tambahan? Meskipun begitu tingginya kebutuhan anda akan vitamin, namun alangkah bijaknya anda tidak membiasakan mengkonsumsi suplemen. Sudah selayaknya anda banyak mempertimbangkan dengan pedoman gizi seimbang yang selama ini anda anut dalam kehidupan sehari-hari.

Apakah sebenarnya suplemen itu dan benarkah kita memerlukannya? Suplemen adalah substansi penting yang disarikan dari bahan alami, yang dimaksudkan untuk membantu seseorang dalam mempertahankan vitalitas tubuh. Pada hakekatnya suplemen kerap dikaitkan dengan kebugaran dan kekuatan fisik. Meski belakangan juga dikhususkan untuk pria, wanita, anak-anak. Pasaran yang segmented ini membuat bisnis suplemen seolah menjadi bisnis yang tak kenal mati dan menggiurkan.

Meskipun terbuat dari bahan alami, bukan berarti anda aman-aman saja mengkonsumsi suplemen. Produk suplemen yang dijual juga mengandung bahan kimia bahkan bahan aktif yang bisa membahayakan kesehatan anda, akibat kontarindikasi. Sebaiknya anda tetap berkonsultasi dengan dokter saat mengkonsumsi suplemen. Sebaiknya seseorang tidak perlu membentengi diri dengan suplemen terus-menerus karena tubuh seseorang sudah memiliki kekebalan terhadap penyakit asalkan menganut pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan gizi seimbang.

 Pilih Suplemen Atau Makanan Alami

Dari ratusan suplemen yang beredar hanya sebagian kecil saja yang memiliki keefektifan dan aman dikonsumsi. Pasalnya awam seringkali keliru menganggap suplemen adalah obat, padahal suplemen bukan obat. Harap diketahui, produk obat yang gagal memenuhi syarat sebagai obat akhirnya beralih menjadi golongan suplemen.

Overdosis suplemen pun seharusnya menjadi pertimbangan saat anda memutuskan untuk memilih bahan suplemen yang anda perlukan. Karena bukan hanya semata-mata anda memerlukan. Namun yang anda perlukan justru kehati-hatian dan kecermatan saat membaca imformasi yang tertera disetiap kemasan produk suplemen. Ingat, jangan mudah terbujuk rayuan iming-iming sehat dan bugar.

Terkait dengan masih minimnya penelitian terhadap berbagai produk suplemen yang banyak beredar di masyarakat, ada baiknya anda justru bijak menentukan perlu atau tidaknya menkonsumsi suplemen. Harganya yang cukup mahal, sebaiknya menjadi alasan anda untuk memepertimbangkan pentingnya membeli membeli produk suplemen. Alangkah baiknya jika anda berinisiatif menyajikan makanan sehat bergizi untuk sekeluarga. Selain suplemen makanan yang diraih, suplemen cinta yang anda peroleh pasti lebih banyak lagi. seperti dikutip dari bening.

Pilek ya flu. Flu ya pilek. Benarkah demikian? Meski keduanya merupakan jenis penyakit yang berkaitan dengan saluran pernapasan (respiratory illesess), namun berbeda. keduanya memang memiliki gejala yang hampir sama, namun virus penyebabnya berbeda.Perilaku virus pilek (common colds) dan flu (influenza),agak mirip. Keduanya masuk ke tubuh manusia melalui hidung dan mulut. Keduanya menyerang sinus, tenggorokan dan pembuluh pernapasan bagian atas.

Umumnya, gejala pilek muncul secara bartahap dan tidak menyebar luas, dan hanya berlangsung singkat. Gejala pilek tidak berat dan biasanya berupa hidung tersumbat, batuk produktif, kelelahan ringan, dan nyeri tubuh yang terbatas. Pilek juga dapat menyebabkan radang tenggorokan. Sementara gejala flu muncul tiba-tiba dalam 3-6 jam diawali dengan demam dan nyeri otot, kemudian menyebar menyerang seluruh tubuh dan merasa lelah, yang berlangsung hingga 2 minggu. 

Istirahat yang cukup merupakan cara paling efektif untuk meredakan gejala pilek atau flu, terutama ketika demam. Penderita flu atau pilek juga dianjurkan untuk banyak minum, berhenti merokok, dan hindari merokok pasif. Cairan akan membantu mengganti lendir yang hilang dari hidung dan dada, serta membantu mencegah dehidrasi  akibat demam. Sementara asap rokok dapat mengiritasi saluran napas dan memperparah gejala flu dan pilek.

Untuk mempercepat penyembuhan, saat ini banyak tersedia obat yang dijual bebas dan obat dengan resep dokter untuk membantu meredakan gejala kedua penyakit ini.

Kelompok jenis obat yang biasa terdapat dalam obat bebas untuk mengobati pilek dan flu:
  • Analgesik meredakan nyeri otot dan mengurangi demam. 
  • Antihistamin  menghadang histamin, suatu zat yang dilepskan dalam merespon alergi dan penyebab pilek dan bersin. Antihistamin membantu meringankan pilek dan mata berair.
  • Ekspektoran bekerja dengan mengencerkan lendir/dahak (mulus) sehingga menjadi lebih mudah untuk dibatukkan.
  • Antitusif menghentikan batuk, dan direkomendasiakan untuk batuk kering yang tidak terdapat lendir.
  • Flu pada anak
  • Dekongestan diberikan secara oral  atau semprot hidung untuk melonggarkan pernapasan dan mengurangi hidung tersumbat.
Gunakan obat tersebut sesuai dengan anjuran dokter atau sebagaimana tertera pada label obat bebas. Bacalah label produk dengan baik, batas penggunaan obat seperti kondisi medis pre-existing atau obat lain yang digunakan. Periksalah bersama farmasis atau apotiker mengenai kemungkinan duplikasi pemberian obat, dan interaksi obat antara beberapa obat bebas, atau antara obat bebas dengan obat resep dokter.

Anak Merupakan pelengkap kebahagian pasangan menikah. Saat berkumpul dalam acara keluarga, sering muncul pertanyaan seperti, "isi" belum? dan sebagainya. Mungkin pertanyaan itu tidak menjadi persoalan bagi pasangan  yang baru saja menikah, namun bisa menjadi tofik sensitif bagi pasangan yang telah bertahun-tahun merindukan momongan.

Pernikahan adalah pengukuhan hubungan dua individu laki-laki dan perempuan dalam sebuah lembaga perkawinan yang sah. Salah satu tujuan pernikahan adalah mendapatkan keturunan sebagai penerus generasi . Buah hati bukan saja penerus generasi dan perekat perkawinan, tetapi juga awal dari langkah selanjutnya bagi pria dan wanita dalam mengisi tugas sebagai ayah dan ibu. Dengan berubahnya peran, individu akan mulai belajar bagaimana harus berperilaku.

Meski banyak pasangan yang ingin segera memiliki momongan setelah menikah, namun tidak sedikit pasangan yang sengaja menunda. Ada bererapa alasan mengapa pasangan menikah menunda untuk memiliki anak. Pertama, ketidakpastian secara materi. Dalam hal ini, pasangan memiliki ketakutan bahwa pendapatan mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan si buah hati. Kedua, ketidak siapan secara psikologis. Alasan ini muncul karena adanya ketakutan tidak bisa menjadi ayah atau ibu yang baik. Ketiga, pasangan mendahulukan kepentingan lain. Misalnya, melanjutkan studi. dan lain sebagainya.
Bila Buah Hati Tak Kunjung Hadir

Alasan sebuah pasangan mengharapkan kehadiran buah hati seringkali didasarkan pada motivasi  saat awal pernikahan. Misalnya, pasangan yang menikah karena ingin mempunyai keturunan, cenderung ada menuntut agar sang istri harus dapat melahirkan anak. Namun ada juga pasangan yang menikah, lebih karena ingin mempunyai teman.

Penantian akan lahirnya buah hati bisa menjadi masalah dalam rumah tangga, bila keduanya tidak bisa menerima keadaan. Apalagi bila salah satu pihak menimpakan kesalahan pada pasangan, biasanya dalam hal ini istri sebagai korban. Padahal suatu pasangan tidak dikarunia anak bukan melulu karena masalah intertilitas tetapi juga masalah psikologis.

Lantaran tak kunjung dikaruniai anak, ada pasangan yang depresi. Namun banyak pasangan tanpa anak yang menerimanya dengan pasrah, dan berpikir positif. Namun hal ini kembali lagi pada konsep pernikahan mereka, apakah ingin cepat dapat momongan atau memang ingin menunda dengan berbagai alasan.

Timbul Masalah.
Permasalahan pada pasangan menikah tanpa anak, bisa jadi justru disebabkan oleh sikap masyarakat atau lingkungan sekitar yang menuntut adanya anak. Baik tuntutan secara langsung, misalnya ayah atau ibu mertua yang terus menerus meminta cucu, maupun tidak langsung, mulai dari sekedar gunjingan ringan, hingga gossip menjengkelkan.

Dalam banyak kasus, istri merasa lebih tertekan jika setelah beberapa tahun belum juga mendapatkan keturunan. Apalagi bila diketahui bahwa sang istri mempunyai masalah keturunan. Apalagi bila diketahui bahwa sang istri mempunyai masalah fertilitas, sehingga tekanan pun akan semakin besar. Tak jarang muncul tekanan lingkungan, bahwa dari suami agar mengijinkan poligami. Sebagai istri akhirnya menyerah dan mengijinkan suaminya berpoligami. Tetapi pada dasarnya tidak ada seorang istri pun rela suaminya menikah lagi atau  pun diduakan.

Ketidak hadiran buah hati ini bisa menimbulkan masalah ketika masing-masing pasangan tidak membuka pikiran atau menerima keadaan  dan mudah terpengaruh pada lingkungan sekitar. Ada yang tidak peduli namun ada juga sebagian pasangan yang terganggu dengan ketiadaan anak ini. Biasanya hal tersebut karena tidak ada komunikasi dua arah antara mereka.

Butuh Kedewasaan
Memang tidak semua pasangan mempermasalahkan  ketidak hadiran si buah hati di tengah-tengah mereka. Namun tetap dibutuhkan kedewasaan sikap dan toleransi yang sangat besar pada masing-masing pihak. Setidaknya mereka perlu memahami bahwa ketidakmampuan memiliki keturunan bukan semata-mata kesalahan pasangan (istri atau Suami). Apa pun kondisinya,masing-masing pihak harus saling mendukung dan mengupayakan solusinya. Duduk bersama dan mendiskusikan bagaimana cara terbaik untuk menghadapi kenyataan tersebut tanpa ada campur tangan orang ketiga.

Oleh karena itu sebelum menikah setiap pasangan harus benar-benar mengenal pasangan, mulai dari sifat baik dan jeleknya, kebiasaan-kebiasaan positif dan buruknya, cara dia mengambil keputusan, sampai pola keluarga dari masing-masing pasangan. Hal tersebut perlu diketahui agar tidak ada penyesalan dan kekecewaan yang tak perlu, yang baru muncul setelah pernikahan.

Pada saat timbul masalah itulah hal-hal positif dari seseorang akan terlihat. Setiap pasangan menikah seharusnya berpikir untuk saling melengkapi bukan hanya memikirkan masalah anak yang tidak kunjung hadir. Mereka yang mempunyai kedewasaan berpikir akan melihat bahwa anak hanyalah titipan tuhan dan bukan milik kita sepenuhnya.

Mencari Solusi
Mereka yang mengharapkan buah hati ditengah-tengah keluarga sebaiknya tidak saling menyalahkan dan menuduh siapa penyebabnya. karena yang dibutuhkan untuk mengatasi persoalan tersebut adalah bersama-sama mengupayakan solusi.  Apakah  sependapat untuk mengadopsi anak, bayi tabung, atau justru sepakat untuk tidak melakukan keduanya. Ada pasangan yang berpikir bahwa untuk membagikan kasih sayang tidak perlu kepada anak kandung saja, tetapi juga kepada keponakan atau anak-anak dilingkungan sekitarnya.

Namun sebelum mereka mengambil keputusan maka hal utama yang harus dilakukan adalah berpikir secara matang, jangan terburu-buru, sehingga salah satu dari mereka tidak sreg. Umpamanya, diputuskan untuk mengadopsi anak. Jangan sampai keputusan tersebut diambil karena desakan dari salah satu pihak. Karena bila terjadi hal seperti itu, maka yang kasihan adalah si anak adopsi itu. Anak itu tidak akan mendapat limpahan kasih sayang, dan perawatan secara optimal.
Tidak jarang pasangan tanpa anak yang mengadopsi anak bisa membuat hubungan mereka menjadi lebih relaks. Kondisi yang lebih santai dan ceria karena adanya anggota baru dalam keluarga biasanya akan menimbulkan kondisi psikologis yang lebih sehat. Namun mengadopsi anak bukanlah satu-satunya pilihan bagi pasangan yang tak kunjung mendapat keturunan.

Jika ketidak hadiran anak disebabkan oleh gangguan medis maka masalah itu bisa diatasi dengan bantuan dan terapi medis pula. Namun jangan mengadopsi  anak hanya sebagai upaya untuk memancing agar punya anak. Sebagian masyarakat percaya, bahwa mengadopsi anak dapat memicu hadirnya anak kandung. Cara seperti itu bisa jadi hanya akan membuat si anak jadi terlantar, Sebaiknya sebelum pasangan memutuskan untuk mengadopsi anak, tanyakan kembali pada diri masing-masing apakah betul membutuhkan seorang untuk hadir ditengah-tengah mereka. 

Ekspresi kesedihan karena lama tidak mendapatkan anak, biasanya lebih terlihat pada istri. oleh karena itu suami sebaiknya bisa memahami kondisi tersebut. dengarkanlah setiap keluhan sang istri. Hibur sang istri dalam mengisi hari-harinya agar tetap menyenangkan  Jangan menjadikan kehadiran anak sebagai masalah besar dalam keluarga. 

Dan yang lebih penting adalah, belum hadirnya buah hati, jangan sampai mengurangi kadar kemesraan suami istri. mereka bisa menjalankan aktivitas sehari-hari seperti bias  dengan saling memberi motivasi. Bagaimana agar pasangan menjadikan kehidupannya ini tetap bermakna, tanpa mengurangi kadar kasih sayang diantara mereka, maupun pada anak-anak.

Kerapkali para orang tua mendapatkan informasi yang salah kaprah tentang pemberian kebutuhan suplemen pada anak. Anda sebagai orang tua harus dapat bersikap bijak terhadap hal-hal yang sangat riskan tersebut. Alangkah baiknya sebelum Anda memutuskan untuk memberikan suplemen, terdapat indikasi yang kuat kalau si anak memang membutuhkannya. Suplemen bukanlah makanan melainkan asupan tambahan bagi tubuh yang kekurangan akan zat gizi.
Selama mengonsumsi suplemen, Anda harus perhatikan benar dosis pemberiannya. Untuk membantu konsumen pada umumnya pihak produsen mencantumkan dosis dan aturan pakai pada setiapkemasan. Bahkan suplemen khusus untuk anak juga mencantumkan kategori usia anak.

Sebagai orangtua Anda tentunya menginginkan yang terbaik bagi anak kita, begitu pula dengan kesehatannya. Selain memberikan makanan yang sehat serta bergizi, suplemen akan memberikan tambahan asupan vitamin, mineral serta berbagai zat yang diperlukan si kecil di masa pertumbuhannya.


Tapi bagaimana sebenarnya pandangan ahli mengenai pemberian suplemen bagi anak? Menurut Jennifer Crain, seorang ahli akupuntur, herbalis serta ahli gizi, ternyata makanan sehat yang bervariasi adalah sumber terbaik dari vitamin dan mineral untuk bagi anak.
"Apabila anak dalam kondisi sehat, tanpa masalah kesehatan kronis, saya menganjurkan pemberian suplemen seminimum mungkin," papar Crain.


Sementara itu riset yang dilakukan UC Davis University, California, AS yang dipublikasikan pada jurnal Pediatric & Adolescent Medicine, menemukan kalau kebanyakan anak serta remaja di AS yang mengonsumsi vitamin serta suplemen setiap hari sebenarnya tak memerlukannya.
Sebaliknya studi ini justru menemukan kalau anak-anak yang membutuhkan vitamin dan suplemen justru tak memperolehnya. Hal ini seringkali terjadi pada anak-anak dengan keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi rendah.


Menurut ahli gizi, Dr Anatoly Belilovsky dari Americhoice Center of Excellence in pediatric care menyatakan sebenarnya 24 persen remaja AS kekurangan Vitamin D. Selain itu 10 hingga 30 persen balita AS juga kekurangan zat besi. Pendapat ini juga didukung survei dari USDA (Departemen Pertanian AS) kalau 60 persen anak usia hingga 11 tahun hanya 60 persen yang mendapatkan zat besi cukup.


Jika Anda akhirnya memilih memberikan suplemen serta vitamin pada si kecil tiap harinya, jangan lupa berikan asupan bervariasi yang sehat.
Begitu pula dengan aktivitas fisik yang cukup setiap hari. Menurut Dr Belilovsky, ketergantungan pada suplemen dan vitamin bisa berisiko pada kesehatan anak karena tak memberikan asupan yang cukup soal protein, karbohidrat, lemak atau serta yang menghasilkan energi.
"Vitamin dan suplemen juga tak dapat menggantikan tenaga yang dikeluarkan saat anak beraktivitas yang membutuhkan kekuatan kardio serta kemampuan berat," tegas Dr Belilovsky.
Kesimpulannya Anda bisa memberikan asupan yang bergizi dan bervariasi pada si kecil sekaligus memberikan vitamin serta suplemen agar si kecil berkembang dengan baik di masa pertumbuhannya. Cara memilih suplemen yang tepat untuk anak:


  • Pastikan suplemen apa yang dibutuhkan oleh anak Anda.

  • Pilihlah suplemen yang khusus diformulasikan untuk anak, bukan suplemen yang diperuntukkan bagi semua usia. Baiknya suplemen itu memiliki rasa yang enak serta mudah untuk dikonsumsi.

  • Pilihlah suplemen yang berdosis kecil. Vitamin larut lemak dalam suplemen tertentu bisa tertimbun di jaringan tubuh apabila diberikan dalam dosis besar.

  • Komposisi suplemen harus sesuai dengan standar. Perhatikan pula label manfaat, dosis, cara penyimpanan, dan peringatan pemakaian produk tersebut. Apabila si kecil tengah mengidap suatu penyakit, pastikan kalau suplemen tersebut takkan menyebabkan kontraindikasi dengan penyakit si anak. Diskusikan hal ini dengan dokter Anda.

Selama masa kehamilan, banyak literatur yang menganjurkan calon ibu agar mengkonsumsi ikan. Selain bermanfaat bagi ibu hamil, konsumsi ikan juga dapat membantu pertumbuhan janin. Para ahli kebidanan kerap menyerukan agar wanita hamil dan ibu menyusui mengkonsumsi ikan minimal 340 gram permiggu untuk perkembangan otak bayi.

Ikan merupakan sumber protein yang dibutuhkan ibu hamil terutama pada tri semester ketiga masa kehamilan. Selain itu, kandungan omega-3 yang tinggi pada ikan laut berdasarkan beberapa penelitian mempunyai dampak positif pada perkembangan otak.Konten Omega-3, terutama yang terdapat pada ikan laut, dapat mempengaruhi perkembangan awal otak bayi.

Bahkan ibu hamil seharusnya mengkonsumsi ikan sejak awal kehamilan dengan porsi seimbang. Porsi seimbang ini perlu ditekankan karena  konsumsi protein yang berlebihan juga akan berakibat kurang baik bagi ibu hamil dan bayinya. Konsumsi protein berlebih dapat mengakibatkan ketidakseimbangan diet pada ibu hamil, sehingga akan menyebabkan disproporsi pertumbuhan janin. Untuk mendapatkan diet yang seimbang, agar ibu hamil mengkonsumsi ikan sekitar 50 gram hingga 100 gram per minggu. Jumlah itu kira-kira sekitar dua sampai tiga kali makan ikan perminggu.

Bahaya merkuri pada ikan
Udang laut jenis ikan yang kadar merkurinya rendah
Namu anjuran makan ikan untuk ibu hamil ini perlu diikuti dengan kewaspadaan tentang kualitas keamanan ikan dan hasil perikanan. Hasil perikanan yang berasal dari laut, sungai dan perairan darat yang tercemar dikhawatirkan akan ikut membahayakan ibu hamil dan janin. Selain menyebabkan keguguran, cemaran logam berat pada ikan dan hasil perikanan lainnya dapat menyebabkan kelahiran bayi yang cacat. Sealain ada efek positifnya, mengkonsumsi ikan  pun harus berhati-hati karena ada kemungkinan mempunyai efek negatif. 

Dibeberapa negara yang tingkat pencemarannya sangat rendah seperti Finlandia, Swedia, Denmark, jepang, Singapura, Amerika Serikat, dan Korea Selatan, konsumsi hasil laut memang bagus bagi ibu hamil. Tapi dinegara-negara Asia seperti Indonesia, India, Pakistan, dengan kadar pencemaran masih sangat tinggi, sebaiknya konsumsi makanan laut pada ibu hamil benar-benar dibatasi. Terutama untuk jenis-jenis ikan yang mudah menyerap logam berat, seperti timbal, tembaga, air raksa, merkuri dan sebagainya.

Keberadaan merkuri sebenarnya dapat muncul secara alami pada ikan, namun dapat pula muncul akibat polusi yang berasal dari industri. polusi melalui daratan dan udara itu dapat turun ke air dan berubah menjadi methylmercury, yang membahayakan perkembangan bayi. Ikan akan menyerap methylmercury dalam air sehingga ikan tersebut akhirnya pun mengandung merkuri. Meskipun berasal dari perairan yang sama, kandungan methylmercury pada tiap ikan bervariasi. Pada jenis ikan tertentu merkuri yang kandungannya, bisa lebih besar dibandingkan ikan lainnya, karena sangat tergantung pada apa yang dimakan ikan tersebut.

Sebenarnya hampir semua ikan mengandung methylmercury. Namun semakin besar ukuran ikan dan semakin lama mereka hidup, tingkat kandungan methylmercury pada ikan tersebut kemungkinan akan lebih tinggi karena sudah lebih lama mengakumulasi kadar merkuri yang dikonsumsinya. Lembaga Pengawas makanan dan obat Amerika Serikat, melansir bahwa jenis-jenis ikan yang berisiko mengandung tingkat pencemaran yang tertinggi antara lain ikan todak (swordfish), hiu, makarel raja dan kakap. oleh karena itu , jenis-jenis ikan tersebut direkomendasikan agar tidak dikonsumsi ibu hamil dan anak-anak. Sedangkan konsumsi jenis ikan lainnya, sebaiknya dengan memperhatikan rekomendasi ahli gizi setempat.

Untuk kasus Indonesia, saat ini setidaknya belum ada lembaga resmi yang secara berkala dan berkelanjutan mengawasi dan menilai tingkat kelayakan konsumsi hasil perikanan laut dan darat. Masalah pencemaran dan kandungan merkuri pada ikan dan hasil perikanan lainnya seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Perlu dicermati apakah benar pencemaran laut sudah sampai mencemari produk-produk kelautan seperti ikan. Itu seharusnya yang menjamin adalah departemen Kelautan dan instasi terkait.

Padahal kadar merkuri yang tinggi pada ikan dapat menimbulkan risiko yang cukup berat pada ibu hamil. Merkuri yang terkandung pada ikan dapat menyebabkan keracunan parah pada ibu hamil. Si ibu bisa terkena diare over dehidrasi. Yang paling tidak diharapkan adalah keguguran. 

Dilema konsumsi ikan. 
Para ibu hamil yang mengkonsumsi ikan lebih dari 12 ons perminggunya pada saat kehamilan, melahirkan bayi-bayi yang cerdas dan memiliki perkembangan otak yang baik. Menghindari konsumsi ikan karena alasan risiko tercemar logam berat, bisa jadi akan mengurangi asupan nutrisi yang sebenarnya penting untuk perkembangan otak yang optimum.

Oleh karena itu, disayangkan bila ibu hamil tidak dapat mengkonsumsi ikan karena kekhawatiran akan tingkat keamanan hasil perikanan  dari resiko pencemarannya. Ancaman kualitas keamanan konsumsi ikan, dibalik anjuran untuk dikonsumsi. Tentu saja menjadi dilema bagi ibu hamil. Apalagi bukan soal gampang untuk membedakan ikan yang aman dan yang tidak.

Untuk menghindari atau meminimalkan dampak konsumsi ikan yang tercemar logam berat, disarankan ibu hamil mengkonsumsi makanan yang bersih dan sesehat mungkin selama kehamilan. Ibu hamil yang menginginkan manfaat ikan tapi khawatir akan merkuri dan racun lainnya, sebaiknya memilih jenis ikan yang diketahui memiliki kandungan merkuri yang relatif rendah. Manfaat ikan terbaik bisa didapat dari jenis-jenis ikan berminyak seperti salmon, haring, dan sarden, yang memiliki kadar merkuri relatif rendah.

Hindari konsumsi ikan mentah. 
Selain mewaspadai dan menghindari jenis-jenis ikan yang diduga banyak mengandung merkuri, ibu hamil juga harus menghindari konsumsi ikan mentah secara langsung, seperti biasa dihidangkan dalam bentuk sashimi. Menurut banyak penelitian, resiko pencemaran terbesar terdapat pada ikan mentah atau setangah matang yang berasal dari air yang telah terkontaminasi. Beberapa macam bakteri jahat telah terbukti ditemukan pada seafood mentah. Ikan mentah juga harus dihindari selama masa kehamilan karena ikan-ikan tersebut juga mungkin mengandung parasit seperi cacing.  

Memasak dan membekukan ikan merupakan metode yang paling efektif untuk membunuh parasit yang ada pada ikan tersebut. Sebenarnya mengkonsumsi ikan apapun asal diolah dengan baik dan benar, akan menghindari risiko merkuri dan parasit. Memasak ikan dengan suhu 145 derajat Fahrenheit, minimal 15 detik, atau membekukan ikan hingga 10 derajat Fahrenheit selama 168 jam (7hari) juga akan membunuh parasit-parasit tersebut.

Seafood Do'S and Don'S untuk ibu hamil:
  1. Jangan makan ikan hiu, ikan todak, ikan makarel raja, ikan kakap, karena ikan-ikan jenis ini mengandung kadar merkuri yang cukup tinggi.
  2. Makanlah sedikitnya 12 ons ikan selama seminggu. jenis ikan yang kadar merkurinya rendah anatar lain udang laut,tiram, salmon, sardin, dan haring
  3. Variasikan jenis ikan yang dikomsumsi.
  4. Jangan mengkonsumsi ikan yang sama lebih dari satu kali dalam seminggu.
  5. periksakanlah terlebih dahulu kadar kemanan ikan hasil budidaya yang diambil dari sungai atau tambak. Jika tidak tersedia informasi kadar keamanan, sebaiknya Anda hanya dapat mengkonsumsi maksimal 6 ons perminggu dan jangan mengkonsumsi jenis ikan lain pada minggu tersebut.
Salah satu cara menghindari konsumsi ikan yang berisiko infeksi parasit, ialah dengan mengolah ikan dan hasil perikanan yang dikonsumsi, sehingga matang. agar benar-benar aman dari zat pencemar, masaklah ikan pada suhu rumah 63 derajat celcius atau 145 derajat fahrenheit selama 15 detik.

Meraih kembali bentuk tubuh idaman setelah melahirkan bisa! tanpa mengganggu aktivitas menyusui pula.

Minggu  Pertama cek lemak.
Disela-sela kegiatan menyusui, minggu ini coba cek tubuh bagian mana yang ukurannya bertambah sejak hamil dan ingin anda kembalikan ke ukuran semula. Timabang berat badan (BB), ukur lingkar pinggang, pinggul, paha  dan lengan catat di agenda 90 hari kembali langsing. Jadikan data awal itu motivasi. Langsung Diet. Jangan saat ini Anda tengah menyusui sehingga sebaiknya tidak melakukan diet ketat atau mengurangi porsi makan secara sembarangan sebab bisa mempengaruhi produksi dan kualitas ASI. Pada minggu ini pula, tentukan parner Anda dalam menjalankan program kembali langsing. Seorang ahli gizi dapat diminta bantunnya untuk menyusun menu harian, bila Anda ingin mengikis lemak bandel di tubuh melalui pengaturan pola makan. Seorang personal trainer di pusat kebugaran juga bisa membantu memberi program olah tubuh dengan target-target yang aman dan realistis, untuk ibu menyusui.

Minggu ke Dua rapikan pola makan
Kunci menurunkankan berat badan ibu pasca bersalin adalah :
Tetap makan dengan porsi biasa, yaitu menu dengan kandungan nutrisi lengkap dan seimbang sejumlah 2400 kalori per hari dan ditambah 500 kalori perhari diperlukan karena Anda sedang menyusui.
Jadwal makan harus benar, yaitu makan pagi, snack pagi, makan siang, snack sore, makan malam, serta memenuhi kebutuhan asupan cairan kira-kira 8 gelas per hari.
Menghindari asupan lemak berlebihan karena dapat menyebabkan tubuh kelebihan kalori sehingga menambah kenaikkan berat badan. Makanan yang mengandung lemak misalnya kuning telur, daging berlemak,keju, margarin, jeroan, daging kambing, dan masakan bersantan.

Minggu ke tiga latihan kardio
Mendapatkan tubuh langsing harus dibarengi olahraga, sebab tubuh perlu bergerak untuk membakar lemak berlebihan. Latihan kardio "sahabat" untuk mengurungi berat badan, sebab cepat membakar lemak dan melancarkan metabolisme tubuh sehingga lebih efisien membakar kalori. Berhubung Anda baru bersalin, pilihlah latihan kardio jalan kaki. Jalan mengelilingi kompleks perumahan 1 kali putaran, lakukan 4-5 kali seminggu @30 menit, dan setelah 3hari berlatih tambah jadi 2 putaran, begitu seterusnya. Jalan kaki 30 menit membakar 180 kalor. Kalau cuaca kurang baik, ganti dengan jalan di treatmill dengan kecepatan sedang masih bisa berbicara saat berjalan tanpa kehabisan napas-posisi datar, dan istirahat jika lelah. Ibu menyusui tidak di anjurkan melakukan olahraga kardio lari karena meningkatkan tingkat ke asaman tubuh yang mempengaruhi produksi ASI.

Minggu ke empat : Hindari penurunan berat badan berlebihan. Ukur dan timbang BB Anda dan bandingkan dengan hasil pengukuran pertama. Berkurang 1-2 cm atau turun 1 Kg?Selamat! Segera catat di agenda 90 hari kembali langsing. Namun hati-hati bila penurunan BB drastis dan Anda merasa lemas atau terus-terusan lapar, sebeb bisa mengindikasikan kekurangan gizi atau kelelahan. Tetap perhatikan pola makan dan hindari makanan berlemak. Minum air putih sebelum ,saat, dan sesudah berolahraga, karena haus adalah pertanda kekurangan cairan.

Minggu ke Lima : Berenang. Bosan jalan Kaki, ganti olahraga Anda. Berenang adalah olahraga jenis kardio lainnya yang aman bagi ibu pasca bersalin dan menyusui. Juga efektif untuk program back to shope sebab aktifitas ini menggerakkan hampir seluruh otot itama  di tubuh, dan mengikis lemak disana. Berenang  30 menit membakar 400 kalori. Selebritis Catherina Zeta Jones memilih berenang guna mendapatkan tubuh seksi dan bugar sehais melahirkan. Namun bila Anda bersalin secara Caesar, konsultasikan dulu ke dokter sebelum berenang.

Minggu ke Enam : Kembali ke Gym. Sudah boleh kembali ke gym asalkan bukan untuk berolahraga high impact. mengangkat barbel 3 Kg. Latihan teradmill atau mengayuh sepeda statis, bisa dilakukan dengan pedoman cek ke dokter dulu untuk mengetahui kondisi kesehatan dan jahitan pasca bersalin. Awali dengan pemanasan yg di sertai peregangan, baru progarm inti pendinginan. Perhatikan durasi dan cara berolahraga, jangan terlalu lelah, misalnya akibat menyetel treadmill yang terlalu kencang atau berat. Lakukan latihan berseling-seling hari agar otot memiliki kesempatan pulih dan kembali normal setelah latihan.

Minggu ke Tujuh : Senam di rumah.
Bila Tak sanggup meninggalkan bayi untuk pergi ke gym, mengapa tidak bersenam di rumah.
Bila Tak sanggup meninggalkan bayi untuk pergi ke gym, mengapa tidak bersenam di rumah.

Minggu ke delapan. Coba  tes, apakah pakaian dan celana Anda sebelum hamil dulu, muat lagi? Jangan lupa untuk kembali menimbang BB dan mengukur lingkar tubuh. Bandingkan dengan catatan Anda di minggu ke 1 dan ke 4. Meski demikian, hindari menimbang BB setiap hari, karena bisa membuat Anda depresi.

Minggu ke : kembali bekerja bakar banyak kalori. Masa cuti melahirkan sudah selesai dan kembali bekerja. Di kantor pun Anda tetap bisa mengusir lemak bandel di tubuh dengan mengubah kebiasaan pilih naik turun tangga dari pada lift, karena naik turun tangga mengencangkan otot paha, betis dan bokong. Parkir mobil agak jauh dari gedung agar memiliki kesempatan berjalan jauh. Pilih makan siang jauh dari kantor namun bisa ditempah dengan jalan kaki.

Minggu ke Sebelas : Menggabungkan semua jenis olahraga. Peratahankan pola makan teratur dengan menu lengkap dan seimbang serta melakukan olah raga. Untuk menghindari kebosanan, latihan olahraga bisa divariasaikan, misalnya berselang seling jalan kaki, latiahn otot dan berenang, itensitas 30 menit per latihan dan tidak perlu ngoyo menambah ferkuensi.

Minggu ke Dua Belas: Back to shape dan lanjutkan menyusui. Buka kembali catatan 90 hari kembali langsing karena karena ini minggu trakhir. Bandingkan BB dan ukuran lingkar tubuh Anda pada minggu 1 dan sekarang. Hasilnya Langsing. Selamat Bunda, perjuangan Anda tidak sia-sia. Jika sudah langsing kembali pertahankan pola makan yang sehat serta olah raga yang rutin dan teratur. Tetap menyusui juga membantu Anda tetap langsing, dibuktikan oleh women health across the nation heart study yang merilis laporan risetnya bahwa memberikan ASI bermanfaat mengelurakan kalori berlebih dan menghilangkan lemak di perut.
Powered by Blogger.