Advertisement
Anak-anak generasi platinum, berisiko memiliki kehidupan sosial dengan dengan ruang lingkup terbatas. Resiko tersebut dipicu oleh pola hidup anak-anak sekarang, yang memiliki banyak pilihan aktuvitas untuk menjadi anak yang unggul di semua bidang. Kesibukan tersebut bisa mengurangi waktu dan kesempatan untuk beraktivitas sosial.
Apalagi bila orangtuanya kurang memperhatikan kebutuhan anak, sehingga anak asyik dengan dunianya sendiri. Mengahabiskan waktu di depan TV, games, internet dan komputer. Meski dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan anak, adanya komputer, internet dan games juga dapat membuat anak menjadi lebih individual.
Agar anak tidak terkurung dalam sikap individualisme, mereka perlu dibekali kemampuan bersosialisasi agar dia mampu menyesuikan diri dalam kehidupan bermasyarakat. Anak yang memiliki kemampuan sosial yang baik akan mampu berkomunikasi secara tepat, dapat mengekpresikan pikiran, perasaan dan pendapatnya dengan baik, serta bisa menerima pendapat orang lain. Itu sebetulnya modal utama untuk kelak dia hidup bermasyarakat.
Orangtua perlu berperan aktif dalam mengembangkan kemampuan sosial anak dengan membiasakan agar anak bisa melihat lingkungan sosialnya secara positif. Pengalaman yang baik ketika berinteraksi dalam keluarga dan hubungan yang harmonis dengan orangtua, merupakan bekal bagi anak sehingga anak mempunyai rasa aman, nyaman dan percaya diri untuk berinteraksi dengan orang lain. Komunilasi efektif orangtua dan anak merupakan modal utama anak untuk bersosialisasi pada lingkungan yang lebih luas.
![]() |
Anak-anak generasi platinum, berisiko memiliki kehidupan sosial dengan dengan ruang lingkup terbatas
|
Oarangtua adalah panutan anak dalam belajar berinteraksi dengan orang lain. orangtua perlu berhati-hati dalam bersikap. Misalnya, jangan seenaknya memerintah dan memarahi pembantu di rumah. Waspadai juga fasilitas di sekitar anak yang dapat mempengaruhi perilaku sosial anak. Misalnya, koleksi buku, video games, dan tontonan yang bermuatan kekerasan, atau perilaku agresif.
Anak-anak dengan kemampuan sosial yang baik, bisa menjadi seseorang pemimpin yang baik dikemudian hari. Selain karena bisa berempati, anak yang memilki kemampuan sosial yang baik bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sehingga bisa berkembang optimal. Jadi tidak semata-mata kemampuan intelektualnya saja.
Tips mengembangkan kemampaun sosial anak
- Membangun komunikasi efektif dengan anak, dengan memotivasi anak agar berani mengungkapkan pendapatnya dan memiliki rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain.
- Melatih keterampilan sosial anak. Misalnya mengajari berterima kasih, menyapa, memperkenalkan diri, meminta maaf ketika salah, dan sebagainya.
- Memotivasi anak dengan memberikan pujian terhadap setiap hal baik yang dilakukan anak dalam bersosialisasi.
- Memberikan kesempatan dan mendorong anak untuk bergaul dengan siapa saja, oarang-orangn kaya atau miskin, terpelajar atau tkidak sekolah, teman sebaya atau lebih tua, dan sebagainya.
- Ajak anak mengikuti acara keluarga secara reguler.
- Memotivasi anak untuk bersahabat pena denagn teman berlatar budaya berbeda.
