Halloween party ideas 2015

Advertisement
Si kecil sering menyembunyikan dompet, tas make-up, handphone, kunci mobil, atau barang berharga Anda lainnya?  Mungkin Anda pernah mengalaminya kehilangan barang-barang tesebut diambil oleh "pencuri cilik". Tapi benarkah si kecil pencurinya? Mungkin istilah pencuri kurang tepat diberikan bagi anak usia kurang dari 3 tahun karena prilaku mengambil barang orang lain yang mereka lakukan biasanya bukan bermotif mengambil keuntungan sendiri, karena pada usia tersebut mereka belum bisa memahami secara jelas hak kepemilikan, sehingga menganggap milik orang lainpun mereka anggap milik sendiri. Istilah "pencuri" lebih tepat diberikan kepada orang yang berusia lebih besar dan sudah memahami konsep kepemilikan, namun tetap mengambil milik orang lain. Jangan panik saat si kecil senang mengambil atau meyembunyikan milik orang lain karena motif yang biasanya mendasari perbutan tersebut.

Rasa keinginan yang besar. Ekplorasi pada benda-benda yang menarik, dilakukan untuk memuaskan rasa keingintahuan. Dompet, merupakan benda yang sangat menarik untuk di bongkar karena di dalamnya mereka bisa menemukan berbagai "harta karun" seperti kertas beraneka warna gambar dan warna uang, berbagai koin, berbagai macam kartu, foto bahkan menemukan permen dan tusuki gigi. Anak usia 3 tahun belum mengenal konsep uang, sehingga mereka tidak akan mengambilnya dengan tujuan membelanjakan kebutuhannya sendiri. Dompet make-up juga sangat menarik untuk dibongkar, didalamnya menemukan banyak beraneka goresan garis maupun warna di wajah seperti yang biasa dilakukan mama.

Mencari perhatian. Anak balita sangat senang mencari perhatian dari orang lain dan merasa bangga saat di puji. kadang mereka sengaja meyembunyikan sesuatu, dan saat orang lain kebingungan mencarinya, maka dia akan keluar sebagai pahlawan penyelamat yang menemukannya. Dan dia bangga saat diberi pujian. pada motif ini juga tidak ditemukan keinginan anak untuk menggunakan barang yang diambilnya untuk memenuhi kepentingnnya.

Si Kecil Suka Mencuri? Ini Sebabnya
Gambar Ilustrasi Anak suka mencuri
Meskipun perilaku anak yang senang mengambil dan menyembunykan barang orang laindi usia balita bukan berarti mencuri. namun kita tidak boleh membiarakannya. Usia balita merupakan saat yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai untuk membangun karakter positif anak. Karena itu.

 Jika  anak senang mengambil milik oarng lain. Maka: 
  • Hadapi dengan kepala dingin. Jangan emosi, apalagi marah-marah kepadanya. Mereka belum mengerti konsep kepemilikan secara jelas, sehingga mereka merasa tidak bersalah. Jika orangtua ingin memberikan penjelasan yang benar, sampaikan dengan bahasa yang positif, bukan dengan emosi yang meledak palagi memberikan hukuman fisik.
  • Tanamkan konsep kepemilikan. Ajari mereka untuk membedakan barang milik Ayah, dompet milik ibu, sepatu milik kakak, tas milik adik, dan lain sebagainya. Didiklah mereka untuk menghargai milik orang lain, dengan cara meminta izin terlebih dahulu jika ingin meminjamnya.
  • Berilah contoh yang baik. Anak akan selalu melihat perilaku orang disekitanya. Sebagai orangtua, Anda juga harus membiasakan diri meminta izin terlebih dahulu jika ingin meminjam barang baik pada tetangga, maupun kepada anak. Sikecil akan mengikuti contoh yang diberikan orangtua.
  • Jangan panggil dengan sebutan "pencuri". Panggilan itu tidak pantas diberikan pada balita, karena motif mereka mengambil bukanlah untuk mengambil keuntungan sendiri. Jika sebutan itu mereka terima dari kecil, bisa membentuk pola bawah sadar mereka bahwa mereka benar-benar "pencuri".
  • Jika mengambil milik teman, ajari anak untuk mengembalikan dan meminta maaf. Temani anak saat melakukannya, untuk meyakinkan dia bahwa Anda selalu mendukungnya.
  • Berikan barang-barang sebagai alternatif  pengganti. Misalnya anak sangat tertarik dengan dompet mama, maka berikan dompet lain untuknya. Pilihlah warna yang menarik baginya, kemudian isilah dengan uang-uangan atau uang asli dalam jumlah kecil. Berikan juga kartu-kartu nama atau ATM yang sudah tidak terpakai. Dengan mempunyai dompet sendiri, maka anak akan belajar menghargai milik orang lain.
Berikan stimulus yang tepat untuk memuaskan segala rasa keinginan anak Anda. Berikanlah bimbingan dan kasih sayang supaya mereka tetap berada di jalan yang benar.

Powered by Blogger.