Halloween party ideas 2015

Advertisement
Libur identik dengan bersantai, tanpa aktivitas, bangun siang, dan makan sepuasnya. Libur tak ubahnya ajang balas dendam. Akibatnya, setelah libur usai, berat badan pun bertamabah. Alih-alih beristirahat justru sebaliknya semakin melelelahkan karena banyaknya kegiatan yang dilakukan selama liburan.

Tak bisa dipungkiri bila kecenderungan liburan tanpa aktivitas, membuat orang bermalas-malas. Kalau kita bicara tentang liburan identik dengan rileks, nonton tv, belanja, mengunjungi tempat wisata, ujung-ujungnya makan. Jadi biasanya orang pulang liburan naik berat badannya.

Kenaikan berat badan memang  tidak banyak, yakni 3-5 kilogram selama 1-2 minggu. Hal itu terjadi karena saat liburan, ada segudang rencana yang telah disususn. Ketika liburan pun, tak banyak yang melakukan agenda kesehatan. lebih banyak yang terlena dan lupa kalau liburan sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk memiliki badan yang singset, tubuh yang bugar bukan melar.

Banyak program kesehatan yang bisa diselipkan selama liburan. Contohnya sederhananya, kalau selama bekerja jalan kaki hanya 10 menit, saat liburan ditambah jadi 30-40 menit, kalau sebelumnya gerakannya pelan sekarang lebih cepat jalannya, atau mungkin setengah berlari.

Bermals-malas di rumah boleh-boleh saja, yang penting ada konsekuensinya, misalnya tak perlu banyak makan karena tidak ada aktivitas berat yang dilakukan.

Bagi yang ingin melancong ke luar negeri, sebaiknya agar memastikan membawa obat atau suplemen pembakar lemak untuk menahan penyerapan lemak dari makanan yang dikonsumsi dan membantu memperlancar pecernaan. Sebab kuliner di luar negeri umumnya makanan tinggi lemak. Karena itu harus disiasati dengan benar.
Liburan Bugar Badan Tak Melar
Tak bisa dipungkiri bila kecenderungan liburan tanpa aktivitas, membuat orang 
bermalas-malas

Itu sebabnya sebelum libur kita harus membuat perencanaan terlebih dahulu.  selain kota tujuan, apa yang harus dibawa, apa saja yang akan dilakukan di sana. Jangan cuma membawa pakaian untuk jalan-jalan, tetapi juga bawa pakaian olahraga, biasanya  di hotel tempat menginap tersedia fasilitas gym yang bisa di manfaatkan.

Soal menu makanan, pilihlah makanan yang proteinnya tinggi tapi lemaknya kurang dan banyaklah makanan buah khas daerah tersebut.   Misalnya ada didaerah yang banyak makanan atau daerah yang terkenal dengan dengan buah kiwinya. Jadi kita makan buah-buahan khas daerah tersebut.

Bawalah selalu krim atau hormon antioksidan. Sebelum pergi berlibur kunjungilah dokter, mintalah krim atau hormon antioksidan, abat ataupun suplemen untuk menghambat penyerapan lemak, juga untuk mem perlancar pencernaan sehinngga pulang tidak membawa beban tambahan di badan.

Selama libur gerakan ringan tetap harus dilakukan, bahkan intensitasnya kalau bisa ditambah. Kalau liburan ke luar  kota atau luar negeri biasanya banyak jalan dari satu tempat ke tempat lai. Ini sama juga dengan aktifitas fisik sebagai pengganti olahraga ringan. Karena itu sebaiknya gunakan sepatu kets atau sandal yang tipis bukan high heels agar lebih nyaman.

Bagaimana bila pilihan libur tanpa jalan-jalan alias lebih banyak istirahat di rumah, bisa dibilang tidak ada aktifitas sama sekali? itu sah-sah saja, asal tetap disiasati dengan pilihan makanan yang sehat. Misalnya makanan yang direbus. di steam, lalapan, sambal.

Mau tidur-tiduran saja di rumah tidak apa-apa, kalau olahraga malas, lakukan dansa pakai video, atau lakukan tari perut dan aktivitas gerak lainnya yang menyenangkan. Pilihan itu selalu ada, asal kita mau.

Apapun bentuk liburannya, kita harus mengaturnya sedemikian rupa. Saatnya liburan cantik, liburan anti aging. Dengan begitu setelah libur usai kita jadi lebih miuda. Bukannya lebih tua karena tambah gemuk.

Bagi kaum wanita, liburan harusnya punya banyak waktu untuk perawatan tubuh. Mulai dari lulur, spa, pijat monicure, pedicure, creambath. Jadikan liburan sebagai ajang untuk memanjakan tubuh dengan sesuatu yang rileks, jadi bikin lebih cantik, lebih sehat karena kita tidak stres.

Begitu juga untuk kaum adam, lakukan sit up atau push up lebih banyak. Sebab, kecenderungan laki-laki saat libur lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur, makan dan kegiatan yang minim gerakan. Akhirnya, perut membuncit dengan lingkar pinggang yang makin melebar.


Powered by Blogger.