Halloween party ideas 2015

Advertisement
Kemampuan mengingat pada otak bukan melulu soal genetika. Bisa ditingkatkan . Remaja, hindarilah stres dan tekanan. "Ah, kamu masih muda kok sudah pelupa. Coba, dingat-ingat lagi dimana kamu menaruh kacamatamu itu" Kata ibu Nunuk pada putra sulungnya aji (13 tahun).

Ibu Nunik sering kali heran pada Aji. Hampir setiap saat anak itu ribut dengan kacamata bacanya. Anak sulungnya yang baru menginjak sekolah menengah pertama itu selalu lupa dimana menaruh kacamata bacanya. Bahkan, pernah satu saat Aji ribut dengan kacamatanya padahal kacamata itu bertengger di mata silindernya. Walah!.

Namun, di balik keherannnya itu Ibu nunik sebenarnya cemas juga. Daya ingat anak sulungnya itu sepertinya menurun jika di bandingkan dengan masa-masa  sebelumnya. Ia juga jadi ingat kalau hasil raport Aji tak sebagus waktu Aji di sekolah dasar. Apa yang terjadi dengan anakku? Batin ibu nunik kautir.

Merekam, Menyimpan, Memanggil Kembali.

Kemampuan otak Manusia sangat luar biasa. Organ yang mendominasi  isi teyimpan sejumlampurung  kepala ini menyimpan sejumlah besar sel yang berfungsi multi Di sinilah pusat kendali, pusat data, pusat perintah sekaligus kordinasi seluruh organ tubuh manusia. Dengan terdiri atas sel-sel otak yang saling terhubung kemampuan organ otak sangat menentukan kulitas berpikir dan kemampuan mengambil keputusan hidup.

Pada remaja perkembangan otak secara fisik memang tak sepesat saat balita. Sel-sel otak sudah terbentuk secara rapi demikian juga dengan keterhubungannya. Namun, pada saat remaja inilah sedang berlangsung aktif pengisian memori otak.

Dimasa ini juga memori otak remaja sedang aktif menyimpan sekaligus memangil kembali isi memori. Bukankah, usia sekolah merupakan masa paling aktif proses-proses ini.? Coba bayangkan. Mereka ini aktif belajar hal-hal baru dengan aneka pelajaran, pergaulan dan lain sebaginya. Kemudian semua itu direkam, disimpan lalu dipanggil kembali saat diperlukan misalnya saat mereka menghadapi ujian.

Kemampuan Berbeda
daya ingat pada anak
Anak sedang berpikir dan memanggil kembali memori otaknya
Setiap anak punya kemampuan otak berbeda. Daya rekam, daya simpan maupun daya panggilnya berbeda. Pertama tergantung bahan bakunya. Faktor seluruhnya karena genetik, gift dar tuhan. Sudah dari sononya. Kedua faktor makanan lalu psikologis dan lingkungan. Anak yang terlahir dari orangtua berbudaya ingat kuat kemudian besar juga denikian.

Peneyebab Turun.

Ada banyak faktor yang bisa menurunkan daya ingat manusia terutamaremaja. Yang paling dominan adalah kondisi psikologis dan tekanan dari lingkungan. Tekanan atau stress apalagi depresi bisa menurunkan daya ingat remaja. Masa remaja merupakan masa yang paling banyak peluang si remaja mengalami tekanan dari lingkungan. Baik lingkungan sekolah, pertemanan dan pergaulan, dan bahakan di rumah. Tuntutan yang tinggi terhadap apa yang harus dicapai si anak berkontribusi besar pada penurunan daya ingat terutama daya pangilnya.

Memor yang sudah terisi akan terganggu ketika dipanggil kembali oleh adanya presure pada jiwanya. Kosentrasinya menurun drastis, itu yang menggangu daya panggil.

Selain itu kurangnya. kurangnya istirahat juga bisa menurunkan konsentrasi yang menggangu daya ingat. Tingginya kadar gula dalam darah, mendengkur kala tidur yang menggangu suplai oksigen ke otak dan menurunnya metabolisme tubuh sebagai peneyebab daya ingat remaja menurun. Istirahat berupa siang sangat penting mengembalikan daya inmgat dan kebugaran tubuh.

Meningkatkan Daya Ingat.
Bisakah? Jawabannya bisa. Misalnya dengan aneka cara sebagai berikut.
  • Membaca. Biasakan selalu membaca setiap ada kesempatan jadikan rutinitas membaca koran setiap hari.
  •  Mencoba aneka permainan latihan otak seperti bermain scrable.
  • Istirahat yang cukup agar kosentrasi selalu terjaga.
  • Biasakan si anak memiliki keteranturan hidup setiap harinya. Misalnya jam berapa bangun pagi, tidur malam, dan kapan istirahat. Kebiasaan yang terpola semacam ini bisa melatih kapasitas simpan otak secara beraturan sehingga memudahkan pemanggilan memori.
  • Konsumsi makanan bergizi. Perbanyak sayuran brokoli, bayam, ikan-ikanan semerti salmon, tuna. Perbanyak juga kacang-kacangan dan aneka buah dari golongan berry seperti sterawberry yangtinggi antioksidannya. Alpukat juga merupakan buah yang sangat baik untuk meningkatkan kinerja otak. Bahkan kacang-kacangan dan selai kacang sangat bagus untuk otak si kecil. Demikian juga biji bunga matahari
Powered by Blogger.