Advertisement
Cekukan bukan indikasi penyakit berbahaya, bukan pula sebuah penyakit. Biasanya pada bayi namun bikin risih dan rewel si kecil. Cegukan yang dialami oleh siapapun, orang dewasa ataupun bayi tidak berbahaya bagi kesehatan. Cegukan atau hiccup merupakan mekanisme tubuh khususnya diafragma yakni lembaran otot peneyekat antara rongga dada dan perut, mengatasi menyelinapnya udara yang tiba-tiba.
Bunyi cegukan muncul dari kontraksi diafragma akibat selinapan udara. Nah, selinapan udara ini bisa berasal dari aneka aktivitas. Pada bayi, misalnya si kecil tiba-tiba melakukan dua hal secara hampir bersamaan seperti tertawa dan kaget. Perubahan mendadak itu menyebabkan udara terperangkap dalam paru dan menimbulkan cegukan. Udara juga bisa berasal dari lamanya menangis. Coba ibu perhatikan kalau si kecil habis menangis agak lama, cegukan biasanya muncul apalagi kalau berhentinya mendadak yang disertai tertawa.
Bunyi cegak-ceguk juga bisa muncul saat si kecil minum lalu karena suatu hal ia tertawa. Udara yang sebelumnya terkendali saat ia minum terjebak karena ia tertawa menimbulkan cegukan. Selain itu, rasa terekan yang dialami bayi bisa juga menyebabkan bunyi cegak-ceguk. Sters memicu reaksi lambung menghasilkan gas berlebihan yang kemudian dengan mekanisme sama menyebabkan kontraksi diafragma.
Namun, tak usah kuatir. Cegukan tidak berbahaya dan bukan merupakan indikasi suatu penyakit tertentu.
CARA MENGATASI
![]() |
Cegukan tidak berbahaya dan bukan merupakan indikasi suatu penyakit tertentu.
|
- Berikan air minum hangat
- Tepuk-tepuk ringan bagian punggungnya dengan maksud membebaskan udara yang terperangkap
- Hindari menggoda si kecil secara tiba-tiba
- Kalau ibu menduga cegukan si kecil karena stres berikan minum air hangat lalu peluklah si kecil, tenangkan perasaan galaunya. Ajaklah ia bermain -mainan kesukaannya
- Meski tidak berbahaya, namun jika ibu kuatir silahkan di bawa ke dokter untuk mengatasi cegukannya. Dokter akan memberikan obat untuk merileks-kan otot-otot diafragma sehingga menghentikan cegukannya.
