Halloween party ideas 2015

Advertisement
Kemampuan refleks bayi terus berkembang seiring usianya yang bertambah, salah satunya kemampuannya menjulurkan lidah atau melet. Pertanda apa? Otot-otot di mulut bayi baru mulai berkembang saat bulan-bulan pertama hidupnya. Oleh karena itu, bayi perlu melatih penggunaan lidah- termasuk dengan cara menjulurkan lidah-sebelum dia bisa mengerjakan tugas yang lebih besar seperti bicara atau mengkonsumsi makanan padat.

enjulurkan lidah adalah metode bayi berkomunikasi dengan orang lain, misalnya mungkin bayi melet karena ia sudah ada keinginan untuk berinteraksi atau bercanda. Maka saat orang-orang di sekelilingnya menjulurkan lidah di hadapannya, si bayi akan ikut-ikutan menirukan hal tersebut. Bisa jadi, si bayi suka melet atau menjulur-julurkan lidahnya agar mendapat respons dari sekelilingnya.

Jadi tak perlu kuatir, perilaku bayi seperti ini. Akan hilang dengan sendirinya apabila bayi sudah bisa berkomunikasi dengan lingkungannya secara efektif, maka cara ini akan ditinggalkan sekitar umur satu tahun. Bila respons orangtua sesuai dengan maksud si bayi, maka tak ada dampak negatif dari perilaku melet.

Rifleks menjulurkan lidah juga merupakan hal wajar sebagai salah satu bentuk perkembangan oromotor atau oral motor secara umum adalah sistem gerak otot yang menyeluruh dalam mulut, rahang, lidah, bibir, dan pipi.

Pada bayi secara khusus, kekuatan koordinasi dan kontrol dari struktur mulut inilah yang menjadi fondasi dari seluruh aktivitas makan, sepetrti menghisap, menggigit, menghancurkan makanan, menjilat dan menguyah. Sebab, kegiatan makan dimulai sebagai sesuatu yang bersifat refleks dan kemudian berkembang menjadi tindakan yang dapat dikendalikan.

Harper Seven Beckham
Harper Seven Beckham menjulurkan lidahnya ketika berusia  7 bulan
Proses menjulurkan lidah biasanya terjadi saat bayi akan memasuki usia 6 bulan, boleh jadi juga sebagai tanda bahwa si bayi lapar. Makanan padat perlu diperkenalkan kepada bayi di usia 6 bulan karena ASI saja sudah tak mencukupi kebutuhan gizinya. Selain itu kemampuan oromotor bayi sudah meningkat dan bisa menerima asupan makanan padat dengan konsistensi yang luna sebagaitahapan perkenalan.

Orangtua harus memberikan tanggapan atas isyarat yang diberikan oleh bayi. Menjulurkan lidah dapat berarti lapar atau sudah kenyang, bermain, lapar atau justru belum siap untuk menerima makanan padat. Jika demikian , tunda dulu pemeberian makana padat sambil dilatih untuk siap menerima makanan padat.
Powered by Blogger.