Advertisement
Yoghurt atau kadang disebut susu asam adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Susu mengandung gula dalam bentuk laktosa. Fermentasi laktosa pada susu menghasilkan asam laktat yang peranannya pada protein susu untuk menghasilakn tekstur seperti gel dan aroma yang unik pada yoghurt. Yoghurt di pasaran dapat mempunyai berbagai aroma dan rasa. Yoghurt sebenarnya bisa dibuat dari susu apa saja termasuk susu kedelai maupun susu kacang, tetapi saat ini sangat populer yang terbuat dari susu sapi. Yoghurt artinya kental, berasal dari kata Turki yaitu yogen.
Yoghurt dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi agar keseimbangan anatara bakteri dan enzim dari susu tetap terjaga. Kedalam susu tersebut ditambahkan bakteri yang menguntungkan pada suhu dan kondisi yang terkontrol. Bakteri akan mengubah laktosa Igula susu alami) menjadi asam laktat. Hal itu akan meningkatkan keasaman sehingga menyebabkan protein masa yang padat atau kental.
Proses pembuatan susu menjadi yoghurt akan memberikan peningkatan keasaman susu sehingga terasa asam. Peningkatan keasaman (pH 4-5) akan mencegah perbanyakan sel dari bakteri pantogen lainnya sehingga melindungi tubuh terhadap terjangkitnya penyakit akibat perbanyakan sel bakteri yang tidak menguntungkan (panthogen) tersebut. Disamping itu, pada umumnya kultur yoghurt sendiri melibatkan dua atau lebih bakteri yang berbeda untuk proses fermentasi, sehingga proses fermentasi, yaitu Streptococcus salivarius dan thermophilus dan genus Lacidophilus, bulgaricus, casei serta bifidus. Karena kultur yoghurt mengandung enzim-enzim yang dapat memecah laktosa, beberapa individu yang menderita intoleransi laktosa dapat menikmati yoghurt tanpa efek yang merugikan. Yoghurt kaya akan protein dan beberapa vitamin B serata mineral penting lainnya.
![]() |
| Yoghurt dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasiagarkeseimbangan anatara bakteri dan enzim dari susu tetap terjaga |
