Halloween party ideas 2015

Advertisement
Banyak anak yang sudah memiliki ponsel atau piranti elektronik sejenis.di usia dini. Tujuan awalnya ialah untuk mempermudah komunikasi dengan teman atau keluarga. Namun, anak-anak harus tetap diawasi dan dibatasi. Jangan sampai mereka kecanduan dan terus-terusan bermain dengan gadget. Tapi kalau sudah terlanjur, Inilah cara menghadapi anak yang sudah telanjur menyukai jenis mainan yang tak sesuai usia!

Jangan Gunakan Gadget di Depan Anak-anak,

Kalau kamu selalu terlihat sibuk dengan gadget, mereka akan berpikir bahwa itu hal yang seru. Jadi, usahakan tidak terlihat oleh anak-anak saat kamu berkutat dengan gadget. Gunakan Gadget dengan seimbang dan waspadai jika anak mulai mengikuti kebiasaan Anda. Anak menjadi kecanduan gadget karena sering melihat orang tua memainkannya.

Batasi Waktu Bermain Gadget,

Jangan biarkan mereka bermain gadget seharian. Berikan batasan misalnya tiga jam saja dalam sehari, atau hanya boleh saat hari libur saja. Trik mudah untuk mencegah kecanduan itu adalah dengan memberikan batasan waktu bermain game dan memasang alarm sebelum anak memainkan game-game itu. Berikan peringatan secara berkala ketika waktu bermain hampir habis. Jika waktu bermain game telah habis, beri anak sedikit jeda untuk menyimpan permainan.

Siapkan aktivitas pengganti atau Berikan Alternatif Mainan Lain,


Saat Anda hanya menyuruhnya berhenti main game di mal begitu saja maka akan timbul perlawanan darinya. Untuk mengurangi perlawanan itu siapkan aktivitas pengganti. Tidak selamanya aktivitas pengganti itu harus pergi ke luar rumah, Anda mungkin bisa mengajaknya masak bersama, menggambar, menggunting, berkebun atau menanam tanaman bersama. Kalau ada mainan lain yang lebih seru, mereka pasti akan berpaling dari gadget-nya. Coba berikan mainan lain yang menarik dan edukatif, misalnya LEGO.

Adaptasikan game dengan aktivitas nyata,

Ketika anak sangat ‘menyukai’ game yang ada di layar, Anda bisa mengadaptasikannya ke dalam dunia nyata. .Aktifitas luar ruangan mampu meningkatkan kemampuan motorik dan sosial anak. Jadi, sering-seringlah mengajak mereka bermain di taman, berlari-larian, berenang, dan sebagainya.

Aktivitas di luar rumah,

Di usia balita, perkembangan otak berkembang sangat pesat begitu juga dengan daya ingatnya. Daripada melihat bermacam hewan, sarana transportasi atau aneka bentuk bunga, tanaman dan lainnya di layar monitor alangkah baiknya mengajaknya melihat secara langsung. Ajak anak ke kebun binatang, kebung bunga, taman rekreasi atau berolahraga. Selain mereka bisa mendapatkan beragam stimulasi langsung, mereka juga akan belajar bersosialisasi dengan orang lain serta juga membuatnya aktif bergerak.
Powered by Blogger.